guideku.com - Buat kamu yang baru aja resign atau mungkin terpaksa harus kena PHK, salah satu hal penting yang jangan sampai terlewat adalah mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Lumayan banget lho buat tambahan dana saat belum dapat kerja baru!
Nah, supaya nggak bingung, di artikel ini kita bakal bahas cara cairin BPJS-TK yang super gampang, baik secara offline langsung ke kantor atau online lewat aplikasi JMO dan Lapak Asik. Yuk kita kupas tuntas satu-satu!
Cara Mencairkan BPJS-TK Secara Offline
Kalau kamu lebih nyaman ngurus langsung, bisa banget datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Caranya begini:
- Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
- Bawa semua dokumen asli yang dibutuhin (cek daftar dokumen di bawah ya).
- Isi formulir pengajuan "Klaim JHT".
- Ambil nomor antrean dan tunggu giliran wawancara.
- Saat wawancara, kamu bakal diverifikasi dan ditanya beberapa hal.
- Setelah selesai, tinggal tunggu saldo JHT masuk ke rekening kamu, deh!
Gampang kan? Tapi kalau kamu nggak mau repot antre, yuk coba versi online-nya.
Cara Mencairkan BPJS-TK Lewat Aplikasi JMO (Saldo di Bawah Rp 10 Juta)
Buat yang saldonya di bawah 10 juta, kamu bisa banget klaim via aplikasi JMO. Caranya:
- Download aplikasi JMO di Play Store atau App Store.
- Login atau daftar akun dulu.
- Di halaman utama, klik menu "Jaminan Hari Tua", lalu pilih "Klaim JHT".
- Pastikan semua syarat sudah centang hijau, lalu klik "Selanjutnya".
- Pilih alasan klaim (misal: resign, PHK), lalu klik "Selanjutnya".
- Periksa data lagi dan ambil foto selfie sesuai ketentuan pada laman "Verifikasi Biometrik Peserta".
- Masukkan NPWP (kalau ada), nama bank, dan nomor rekening aktif.
- Cek ulang semua data dan jumlah saldo, lalu klik "Konfirmasi".
- Pengajuan selesai! Kamu bisa pantau progresnya lewat menu "Tracking Klaim".
Cara Mencairkan BPJS-TK via Website Lapak Asik (Saldo di Atas Rp 10 Juta)
Buat kamu yang punya saldo JHT lebih dari 10 juta, bisa cairin via website Lapak Asik. Caranya:
- Buka laman lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Isi data diri: NIK, nama lengkap, dan nomor peserta.
- Upload semua dokumen yang diminta, plus foto selfie. Formatnya JPG/JPEG/PNG/PDF dan maksimal 6 MB.
- Cek lagi datanya, terus klik "Simpan".
- Buka email untuk lihat jadwal wawancara online.
- Saat wawancara, kamu bakal diverifikasi secara daring.
- Setelah wawancara selesai, tinggal tunggu saldo cair ke rekening kamu.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum ajukan klaim, pastiin kamu udah siapin dokumen ini ya:
- Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
- e-KTP atau identitas lain
- Buku tabungan
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat keterangan berhenti kerja (boleh juga paklaring, surat pengalaman kerja, atau surat perjanjian kerja)
- NPWP (kalau punya)
Berapa Lama Proses Pencairannya?
Menurut keterangan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, proses pencairan saldo nggak selalu sama buat setiap orang. Itu tergantung juga dari jumlah saldo yang diklaim dan kelengkapan dokumen kamu. Tapi biasanya, dana akan cair dalam beberapa hari kerja setelah proses verifikasi selesai.
Nah, itu dia panduan lengkap cara mencairkan BPJS-TK setelah resign atau kena PHK. Prosesnya sebenarnya nggak ribet asal kamu tahu langkah-langkah dan udah siapin semua dokumennya. Mau offline atau online, tinggal pilih yang paling nyaman buat kamu.
Terkini
- Dulu Ngaku Siap Kehilangan Jabatan Demi Buruh, Wamenaker Noel Kini Diciduk KPK karena Meras Perusahaan!
- Heboh Bule Ngaku 'Dirampok' 5.000 Dolar di Kantor Bea Cukai Soetta, Faktanya Gimana?
- Bank Digital atau Konvensional: Mana yang Lebih Cocok Buat Dompet Anak Muda?
- Nikmatnya Jadi WNI: Transaksi Keuangan Warga Kini Bisa Dipantau Langsung Sama Negara
- Kerja Kayak Mesin vs Hidup Selow: Gen Z yang Baru Kerja Mesti Tau Bedanya!