Kamis, 02 Juli 2026
Rendy Adrikni Sadikin | Zahir : Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:15 WIB

guideku.com - Kripto atau cryptocurrency saat ini emang jadi sebuah tren baru dalam dunia investasi ekonomi. Mata uang digital ini emang mulai trending banget dalam beberapa tahun terakhir sebagai salah satu bentuk opsi model investasi lain.

Nggak heran kan jika banyak pihak yang secara langsung maupun nggak langsung ikut mempromosikan investasi kripto, khususnya kepada kaum muda milenial dan Gen Z tentunya. Tapi, kalau kamu mau mulai investasi kripto, emang sudah tahu apa aja risiko yang menyertainya?

Layaknya investasi biasa, kripto pastinya juga punya banyak risiko yang bisa aja terjadi saat berinvestasi. Apa aja risikonya? yuk, kita bahas satu-satu biar nggak merugi nantinya.

1.     Fluktuasi Harga yang Tinggi Banget

Fluktuasi harga atau nama lainnya volatilitas emang jadi salah satu risiko umum bagi kamu yang mau investasi apapun. Nggak kelewatan juga kripto bisa punya volatilitas juga loh! Tapi, kripto sendiri dikenal punya fluktuasi harga yang tinggi dan nggak tentu.

Harga aset kripto yang bisa naik dan turun secara drastis dalam waktu singkat jadi alasan utama risiko investasi ini cukup riskan dilakukan, khususnya buat kamu yang masih jadi pekerja muda. Jadi, jangan asal main-main deh sama kripto kalau nggak tahu risikonya!

2.     Rentan Kejahatan Siber

Sebenarnya kejahatan siber atau cyber crime nggak hanya bisa terjadi di dunia kripto aja. Dunia perekonomian secara luas nggak dipungkiri juga rawan dari kasus kejahatan siber.

Tapi, karena sifat kripto yang total bergerak di dunia maya makin buat risiko kejahatan siber jadi tinggi kan? nggak heran jika risiko kejahatan siber, mulai dari pembobolan, hacking hingga penipuan bisa rawan terjadi saat kamu mau investasi kripto.

3.     Regulasi Nggak Jelas di Indonesia

Kamu tinggal di Indonesia dan mau investasi kripto? sebaiknya mikir-mikir dulu deh. Meskipun investasi kripto nggak dilarang di Indonesia, tapi sampai saat ini belum ada regulasi yang jelas dari proses jual-beli dan investasi kripto yang ada di Indonesia. Jadi, kamu harus pikir-pikir ulang dengan baik sebelum bener-bener investasi kripto.

4.     Penggunaan Terbatas

Di luar negeri emang kripto bisa jadi nilai mata uang resmi layaknya uang konvensional. Tapi, di Indonesia nggak semua transaksi bisa dilakukan atau digantikan dengan mata uang kripto. Bahkan, bisa dibilang sedikit banget bentuk transaksi yang bisa dilakukan dengan kripto di Indonesia.

Itu sih beberapa risiko dari investasi kripto yang sedan tren akhir-akhir ini. Kalau kamu tetap kekeuh mau investasi kripto, tentunya juga harus paham apa risiko dan keuntungannya ya!