Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:00 WIB

guideku.com - Siapa yang bilang kalau pekerja pemula atau first jobber itu tidak perlu yang namanya ikut asuransi? Justru sebaliknya! Asuransi ini bisa dibilang jadi sebuah kebutuhan wajib di era sekarang, sekaligus bisa jadi bentuk investasi jangka panjang untuk dirimu sendiri.

Bagi seorang first jobber, asuransi yang perlu banget kamu miliki adalah asuransi kesehatan. Kesehatan ini bisa dibilang adalah harta dan aset yang paling berharga. Seseorang di era sekarang tentunya wajib memiliki kesehatan yang memadai guna melakukan beragam aktivitas.

Aset utamamu saat ini adalah kemampuanmu untuk bekerja, dan itu sangat bergantung pada kesehatanmu. Tidak mau kan kamu harus sering-sering terbaring sakit, tidak bisa bekerja, dan tidak punya asuransi kesehatan yang memadai? Biaya rumah sakit bisa langsung menguras seluruh tabunganmu.

Oleh karena itu, penting banget buat kamu yang mau punya asuransi kesehatan untuk memahami tips-tips dalam memilih asuransi kesehatan yang baik. Apa saja yang perlu jadi pertimbangan?

1. Tinjau Sesuai Kebutuhanmu, Bukan Kata Orang

Hal pertama yang wajib banget kamu ketahui adalah tinjau seperti apa kebutuhan asuransi kesehatanmu. Jangan asal ikut teman atau tergiur promo. Kamu perlu banget mempertimbangkan kondisi kesehatanmu saat ini, usiamu, dan riwayat penyakit keluarga sebelum memutuskan mengambil asuransi kesehatan seperti apa ke depannya.

Kalau keluargamu ada riwayat penyakit kritis, mungkin kamu butuh perlindungan ekstra. Kalau kamu sering beraktivitas di luar, mungkin kamu butuh manfaat yang mencakup kecelakaan. Pastikan juga asuransi kesehatan yang kamu ambil ini memberikan banyak benefit yang cocok buat menunjang kesehatanmu atau saat kamu mengalami musibah.

2. Tentukan Bujet, Jangan Sampai Bikin Sengsara

Hal berikutnya yang perlu kamu pertimbangkan berikutnya adalah bujet dan dana yang tersedia. Sebagai first jobber, kondisi keuanganmu pasti masih dalam tahap penyesuaian. Kamu perlu banget mempertimbangkan kondisi keuanganmu dengan realistis.

Pastikan juga kamu memilih polis atau penyedia layanan asuransi dengan premi yang sesuai dengan kemampuanmu. Aturan umumnya adalah menyisihkan sekitar 5-10% dari penghasilanmu untuk asuransi.

Kamu tentunya tidak mau kan premi atau uang yang harus dibayarkan kepada perusahaan asuransi itu jadi tertunda karena tidak sesuai dengan kondisi keuangan? Itu justru bisa membuat polismu tidak aktif.

Lebih baik premi kecil tapi rutin dibayar, daripada premi besar tapi macet di tengah jalan. Jadi, pastikan kondisi keuangan dan jenis asuransi kesehatanmu saling berkesinambungan ya!

3. Tinjau Manfaat yang Ditawarkan, Jangan Cuma Lihat Harga

Hal yang juga perlu kamu tinjau sebelum memilih polis asuransi yang sesuai buat kesehatanmu adalah manfaat dan klaim yang ditawarkan. Ini penting banget buat kamu yang memerlukan layanan kesehatan dengan beragam benefit. Jangan hanya tergiur premi murah.

Cek detailnya: Apakah layanan asuransi kesehatanmu itu memberikan jaminan rawat inap dan rawat jalan? Apakah sistemnya cashless (tinggal gesek kartu) atau reimbursement (bayar dulu baru klaim)? Apa saja yang tidak ditanggung? Berapa batas tahunan (limit) yang diberikan?

Semakin banyak keuntungan yang relevan dengan kebutuhanmu, tentunya semakin bisa membuat jaminan kesehatanmu memadai, kan?

4. Konsultasikan dengan Agen Asuransi, Tapi Tetap Kritis

Jika kamu masih punya banyak hal yang membingungkan soal asuransi kesehatan ini, tidak ada salahnya buat bertanya atau berkonsultasi dengan agen asuransi atau orang lain yang sekiranya paham seluk beluk asuransi kesehatan. Mereka bisa membantumu menjelaskan produk-produk yang rumit.

Namun, ingat, agen asuransi juga seorang penjual. Jadi, tetaplah kritis. Jangan ragu untuk bertanya banyak hal dan bandingkan penawaran dari 2-3 agen atau perusahaan yang berbeda. Jadi, kamu bisa menambah sudut pandang dan pemahamanmu mengenai seluk beluk dunia asuransi kesehatan yang cocok buatmu.

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa kamu jadikan landasan dalam memilih asuransi kesehatan. Mumpung masih muda dan sehat, preminya pasti lebih murah. Ini adalah langkah cerdas untuk melindungi dirimu dan masa depan finansialmu.