guideku.com - Elon Musk lagi-lagi jadi sorotan. Bukan karena roket atau mobil listrik canggihnya, tapi karena... ribut sama Donald Trump! Gara-gara konflik panas ini, kekayaan bos Tesla dan SpaceX itu amblas Rp193 triliun dalam sehari aja. Gila nggak tuh?
Awal Juli 2025, saham Tesla drop parah—sekitar 6–7 persen. Gara-garanya? Trump ngambek dan ngancem mau cabut subsidi mobil listrik plus batalin kontrak pemerintah buat SpaceX yang nilainya total $24,8 miliar!
Investor langsung panik. Akibatnya, valuasi pasar Tesla ambyar sekitar $150 miliar. Nah karena Elon punya banyak saham Tesla, kekayaannya langsung ikut kejatuhan. Dari yang tadinya $367 miliar, turun jadi $355 miliar.
Ini bikin Elon catat rekor: salah satu kerugian harta pribadi terbesar dalam sejarah, cuma kalah dari kejadian... ya, dirinya sendiri beberapa minggu sebelumnya.
Gak Kapok, Elon Malah Mau Bikin Partai Sendiri
Bukannya ngadem, Elon justru tambah panas. Dia ngetweet kalau RUU baru yang didukung Trump itu “gila” dan mengancam bikin partai politik baru yang disebut Partai Amerika. Katanya sih, biar rakyat punya alternatif selain Demokrat dan Republik yang itu-itu aja.
“Kalau RUU belanja gila ini disahkan, Partai Amerika bakal langsung dibentuk keesokan harinya,” tulis Elon di X (dulu Twitter).
Tujuannya? Nyaingin dua partai besar yang udah ngakar di politik AS lebih dari 100 tahun.
Tapi... Apakah Bisa?
Ngomong-ngomong, di Amerika tuh udah banyak partai kecil. Contohnya Partai Libertarian dan Partai Hijau. Tapi ya… belum ada yang benar-benar bisa nyamain pengaruh Demokrat atau Republik.
Misalnya aja, Partai Libertarian pernah dapet 3,27% suara nasional waktu pilpres 2016. Lumayan, tapi masih jauh dari cukup buat ngalahin dua raksasa politik itu.
Kalau Elon beneran bikin partai baru, pasti seru sih. Tapi ya jalannya bakal berat banget. Apalagi budaya politik dua partai di AS itu udah kayak tembok tebel—susah ditembus.
Duit bisa datang dan pergi, tapi drama Elon Musk kayaknya gak bakal ke mana-mana. Dari kehilangan triliunan sampai ngancam ngacak-acak sistem politik AS, hidupnya memang gak pernah biasa-biasa aja. Stay tuned ya, siapa tahu Elon beneran jadi calon presiden 2028?!
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya