Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Senin, 07 Juli 2025 | 11:20 WIB

guideku.com - Banjir yang melanda kawasan Jabodetabek beberapa hari terakhir ini kayaknya makin parah, guys. Gimana enggak? Banjir yang udah ngegenang Jakarta dan sekitarnya ini belum nunjukkin tanda-tanda bakal surut.

Otomatis, banyak banget aktivitas warga Jabodetabek yang jadi terganggu akibat banjir ini.

Jakarta Terendam, Jumlah RT Terdampak Bakal Nambah?

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, per Senin (07/07/2025), ada sekitar 109 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur, Selatan, Barat, dan Pusat yang terendam banjir.

Parahnya lagi, jumlah ini diprediksi bakal makin bertambah kalau hujan di Jabodetabek masih belum reda.

Banjir di Jabodetabek ini sendiri mulai terjadi sejak Minggu pagi (06/07/2025) kemarin. Ini disinyalir karena hujan yang terus mengguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya sejak hari Jumat dan Sabtu kemarin. Langsung deh, beberapa area di Jabodetabek jadi tergenang air.

Aktivitas Lumpuh Total, Banjir Sampai 2 Meter Lebih!

Banjir yang melanda beberapa kawasan di Jabodetabek ini bener-bener bikin aktivitas masyarakat lumpuh total. Bayangin aja, aktivitas rutin hari Senin yang biasanya padat khas Jabodetabek, mendadak berhenti karena banjir di banyak titik.

Di beberapa lokasi, ketinggian air bahkan mencapai lebih dari 2 meter. Kondisi ini bikin warga mau gak mau harus menghentikan kegiatan harian mereka buat fokus nyelamatin harta benda dan ngatasin banjir.

Banjir dengan ketinggian paling parah tercatat di Cawang, mencapai 270 cm dan merendam 7 RT.

Warga Dievakuasi, Tapi Banyak yang Ngotot Bertahan

Beberapa warga yang ada di lokasi terdampak banjir udah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Tapi, meski begitu, masih ada juga warga yang milih bertahan di rumahnya. Kenapa? Karena mereka khawatir bakal ada tindak kriminal kayak pencurian atau pembobolan rumah yang memang sering terjadi saat banjir melanda Jabodetabek.

Menurut penjelasan Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, kondisi banjir di Jakarta sekarang udah masuk status siaga. Bahkan, di beberapa daerah kayak Pos Depok, statusnya udah waspada sejak Sabtu malam.

"Peningkatan status siaga itu sudah terlihat sejak Sabtu malam, dengan Pos Depok masuk kategori waspada pukul 21.00 WIB," ujar Isnawa Adji.

Kondisi banjir di Jabodetabek ini sendiri diprediksi bakal terus terjadi selama 2-3 hari ke depan kalau curah hujan gak segera mereda. Belum lagi, kalau ada peristiwa pasang air laut di sekitar pesisir Jakarta, kondisi banjir bisa makin parah lagi.