Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:10 WIB

guideku.com - Inget kan sama penemuan mayat tanpa kepala yang bikin geger di Kali Ciliwung, Pancoran, beberapa hari lalu? Kasus yang awalnya gelap gulita ini sekarang mulai nemuin satu potongan puzzle baru yang bikin ceritanya makin tragis.

Polisi ngasih update kalau korban diduga kuat adalah seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaporkan hilang saat lagi asyik mancing di kawasan Megamendung, Bogor. Sebuah perjalanan kelam yang berakhir puluhan kilometer jauhnya di tengah hiruk pikuk Jakarta.

Saat Rekan Kerja Datang dan Menunggu di TKP

Dugaan ini bukan cuma isapan jempol. Misteri ini makin dalam setelah rekan-rekan kerja korban dari Kemendagri datang langsung ke lokasi penemuan mayat (TKP) dengan harapan dan kecemasan. Mereka menunggu di sana, berharap ada kabar, sekecil apa pun, tentang nasib teman mereka yang hilang.

"Ya, kemarin ada beberapa temannya (dari Kemendagri) yang datang dan menunggu di TKP," kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur pada Jumat (11/7/2025).

Bayangin deh, Gengs. Sekelompok orang yang tadinya cuma mendengar kabar temannya hilang saat memancing, sekarang harus berdiri di tepi sungai menatap proses evakuasi jasad yang mungkin adalah teman mereka. Pemandangan yang pastinya berat banget.

Bekas Luka di Lutut Jadi Petunjuk Kunci?

Kecurigaan ini makin kuat karena laporan orang hilang yang sudah masuk sebelumnya punya detail yang cocok. Salah satu ciri fisik yang paling spesifik adalah adanya bekas luka di bagian lutut korban.

Meski begitu, polisi nggak mau buru-buru menyimpulkan. Bagaimanapun, ini menyangkut nyawa seseorang dan kepastian untuk keluarga yang ditinggalkan.

"Walaupun sudah ada yang memberikan ciri-ciri, seperti luka di lutut dan pakaian yang dikenakan, kami belum bisa memastikan 100 persen," tegas Kompol Mansur.

Misteri Tubuh yang Tak Utuh: Kenapa Bisa Begitu?

Salah satu pertanyaan terbesar dalam kasus ini adalah kondisi jasad yang ditemukan sudah tidak utuh, terutama bagian kepala yang hilang. Hal ini jadi tantangan terbesar buat tim identifikasi.

Pihak kepolisian punya dugaan kuat kalau kerusakan parah pada tubuh korban bukan cuma karena derasnya arus sungai dari Bogor ke Jakarta. Faktor alam dan hewan liar, seperti biawak yang memang banyak hidup di sepanjang aliran Kali Ciliwung, diduga ikut jadi penyebabnya.

"Kondisinya memang sudah seperti itu, jadi kami cukup sulit (mengidentifikasi). Kami masih menunggu hasil autopsi resmi dari RS Polri Kramat Jati untuk mengungkap identitasnya," tutup Mansur.

Menunggu Jawaban dari Tes DNA

Jadi, kalau dugaan ini benar, ini adalah akhir tragis dari seorang pegawai yang dilaporkan hilang saat melakukan hobinya di Megamendung, Bogor, dan jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Pancoran, Jakarta.

Sekarang, semua mata tertuju pada hasil tes forensik dan DNA dari RS Polri Kramat Jati. Cuma dari sanalah identitas korban bisa dipastikan secara ilmiah dan misteri yang menyelimuti nasib pegawai Kemendagri ini bisa benar-benar terungkap.