Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:06 WIB

guideku.com - Dunia pendidikan di Makassar baru saja diselimuti kabar duka yang datang dengan cara yang sangat mengejutkan. Seorang dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Harlin Yusuf, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang tragis.

Penemuannya yang tak terduga di area kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar bukan hanya meninggalkan duka, tapi juga sebuah teka-teki besar yang kini coba dipecahkan oleh pihak kepolisian. Ini adalah kisah sedih yang jadi pengingat bahwa di balik gelar dan profesi, setiap orang punya pertarungannya sendiri.

Berikut adalah rangkuman fakta penting dari kejadian yang bikin geger ini.

1. Ditemukan Tergantung, Gegerkan Warga di Pagi Hari

Pagi yang biasa di Makassar berubah jadi horor saat seorang warga menemukan pemandangan yang mengerikan. Jasad Harlin Yusuf ditemukan dalam posisi tergantung di sebatang pohon di lokasi yang tak terduga, yaitu di dalam kompleks Kampus Poltekkes Kemenkes Makassar, Jalan Emmy Saelan.

Sontak, penemuan ini langsung bikin heboh warga sekitar. Laporan pun segera dibuat, dan pihak berwajib langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal.

2. Identitas Awalnya Jadi Misteri

Saat tim Inafis dan Dokpol Polda Sulsel tiba di lokasi, mereka sempat kesulitan mengidentifikasi korban. Tidak ada satu pun tanda pengenal, seperti KTP atau SIM, yang ditemukan pada tubuh korban. Identitasnya sempat menjadi teka-teki.

Namun, sebuah petunjuk kunci muncul dari sebuah sepeda motor dengan nomor polisi DD 6618 FT yang terparkir di dekat TKP. Motor yang diduga kuat milik korban inilah yang akhirnya membantu polisi mengungkap identitasnya sebagai Harlin Yusuf, seorang tenaga pengajar.

3. Dugaan Kuat Bunuh Diri, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, mengonfirmasi bahwa setelah olah TKP dan pemeriksaan awal pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan. Jasad korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk visum lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan murni bunuh diri, tidak ada indikasi penganiayaan. Namun kami tetap menangani kasus ini," kata Kompol Ismail. Meskipun dugaan kuat mengarah pada aksi bunuh diri, penyelidikan mendalam tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada kemungkinan lain.

4. Pihak Kampus UNM Berduka dan Beri Konfirmasi

Kabar duka ini sampai ke telinga pimpinan Universitas Negeri Makassar. Pihak universitas secara resmi mengonfirmasi bahwa Harlin Yusuf adalah bagian dari keluarga besar mereka.

"Betul, yang bersangkutan dosen kami. Pihak fakultas sudah menyampaikan ucapan duka," kata Kepala Humas UNM, Burhanuddin.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Prof Abdul Samad, juga membenarkan. "Beliau betul dosen kami di Jurusan Pendidikan Khusus," ucapnya, memastikan bahwa korban adalah salah satu pengajar aktif di fakultasnya.

5. Sosok di Balik Tragedi: Dosen PPPK & Alumni UHO

Di balik profesinya, Harlin Yusuf ternyata adalah seorang abdi negara dengan status sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Ia merupakan alumni dari Universitas Halu Oleo (UHO) di Kendari sebelum akhirnya mendedikasikan ilmunya di Universitas Negeri Makassar.

6. The 'Why' yang Masih Jadi Misteri Besar

Ini adalah pertanyaan terbesar yang masih menggantung dan belum terjawab: apa yang mendorong seorang dosen untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu tragis? Terkait motif di balik aksi nekat ini, polisi mengaku masih melakukan pendalaman.

"Kami menerima laporan dari warga, ada orang gantung diri... Saat ini jenazahnya masih berada di RS Bhayangkara (divisum)," ujar Kompol Ismail.

Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga untuk mengungkap tabir gelap yang menyelimuti penyebab tindakan ini. Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik senyum atau penampilan seseorang, kita tidak pernah tahu beban apa yang sedang mereka pikul.