Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Kamis, 24 Juli 2025 | 10:09 WIB

guideku.com - Kasus dugaan ijazah palsu yang diarahkan ke mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, yakni Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, sepertinya memang tidak akan ada habisnya. Drama yang melibatkan tuduhan serius ini terus bergulir dengan plot twist baru.

Malah, saat ini kasus yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan tersebut tidak ada tanda-tanda bakal segera usai dan malah semakin mirip sinetron saja, lengkap dengan babak dan episode yang menegangkan.

Kini, sebuah babak baru dimulai. Pihak dari Jokowi bersama kuasa hukumnya mendatangi kantor kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya dugaan ijazah palsu tersebut.

Apa lagi nih? Menariknya, kali ini posisi Jokowi bukan lagi sebagai pihak yang dituduh, melainkan sebagai pelapor. Jokowi datang tidak hanya membawa ijazah S1 yang selama ini dipermasalahkan, tetapi juga datang bersama sekitar 10 orang saksi. Tidak tanggung-tanggung, ia juga membawa berkas-berkas ijazah lainnya mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga S1. Waduh!

Menurut kuasa hukumnya, Yakub Hasibuan, pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu kemarin itu ditujukan untuk meminta keterangan dari pihak Jokowi sebagai pelapor terkait masalah ini. Jadi, status Pak Jokowi saat ini masih dalam tahap pelapor, karena beliau kini secara resmi melaporkan orang-orang yang diduga telah mencemarkan nama baiknya dengan menyebarkan isu ijazah palsu. Langkah ini mengubah dinamika kasus secara keseluruhan, dari yang tadinya bersifat defensif menjadi ofensif.

“Ya tadi hari ini Pak Jokowi memenuhi jadwal pemeriksaan yang sudah ditentukan di Polresta Solo ini. Ternyata pemeriksaannya ada 10 saksi lain yang diperiksa. Para penyidik juga sudah memeriksa delapan orang hari Senin, kemarin juga katanya ada tapi kurang tahu berapa orang,” ujar Yakub Hasibuan kepada media.

Pihak Jokowi Berikan Tantangan: Tunggu Tanggal Mainnya!

Yang lebih luar biasanya lagi, pihak Jokowi yang saat ini menjadi pelapor secara blak-blakan juga memberikan tantangan kepada pihak-pihak yang kemarin melaporkan dan menuduh dirinya menggunakan ijazah palsu saat menjabat sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Tidak sampai di situ saja, pihak Jokowi melalui kuasa hukumnya juga meminta kepada para pihak yang kontra tersebut agar menunggu dengan nada tantangan yang tegas, seolah memastikan bahwa pertarungan hukum yang sesungguhnya akan segera dimulai.

“Jadi tinggal tunggu saja tanggal mainnya. Jadi untuk sekarang bersabarlah, apalagi orang-orang yang masih bilang tunjukkan mungkin mereka akan mencari pembelaan dan sebagainya. Tapi ya kembali lagi karena sudah resmi disita, sudah resmi sudah pasti akan ditunjukkan di persidangan nantinya,” ujar Yakub Hasibuan sebagai kuasa hukum Jokowi.

Sontak, usai memberikan pernyataan bernada tantangan tersebut, jagat maya dan para netizen kemudian menjadi gempar dan memberikan banyak komentar. Respons publik terlihat membanjiri kolom komentar akun Instagram @bbcindonesia hanya dalam beberapa jam terakhir. Seperti biasa, opini publik terbelah menjadi dua kubu.
Ada yang memberikan komentar dukungan penuh, tetapi tidak sedikit juga yang bersikap nyinyir dan menganggap ini adalah pengalihan isu belaka.

“Mantap Pak Jokowi...Bravo...pasti ada yg lagi deg deg an ini karena akan masuk penjara alias Hotel Prodeo. Mantap Pak Jokowi...,” tulis akun @jurnijallow.

“Semangat Pak Jokowi,” tulis akun @cantridhevijoulla dengan singkat.

“Lebih suka gaduh drpd tenang negara ini..,” tulis akun @andy_odank8 yang tampak lelah dengan drama politik.

“Dia pula di anggap korban padahal Indonesia yg udah jd korban,” tulis akun @8day4 dengan nada kritis.

Kasus ini memang tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut kehormatan dan legitimasi seorang mantan orang nomor satu di Indonesia. Langkah hukum yang diambil Jokowi ini memastikan bahwa kasus akan terus berlanjut ke babak berikutnya yang lebih serius.

Jadi, pastinya bakal seru nih melihat bagaimana akhir dari drama panjang ini!