guideku.com - Sebentar lagi bakal memasuki bulan Agustus yang jadi bulan sakral bagi negara Indonesia. Di bulan ini, suasana di seluruh penjuru negeri akan berubah menjadi merah putih. Bendera akan berkibar di setiap rumah dan gapura-gapura di gang akan dihias meriah.
Tentu saja, semua ini dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang bertepatan dengan momen proklamasi kemerdekaan yang selalu diperingati pada tanggal 17 Agustus.
Tidak heran di manapun mulai terlihat serba-serbi dalam menyambut hari ulang tahun negara ini yang sudah berusia 80 tahun, termasuk di Istana Negara. Dalam sebuah acara resmi, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merilis logo HUT RI ke-80 yang menjadi agenda tahunan setiap tahunnya.
Peluncuran logo ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan dan penetapan arah semangat kebangsaan untuk setahun ke depan.
Makna Logo dan Temanya Apa?
Dalam pidato peluncuran logo HUT RI ke-80 kemarin, Presiden Prabowo Subianto juga tidak ketinggalan memberikan tema dari perayaan tahun ini. Tahun ini, Istana Negara mengambil tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Wah, cukup menggelegar juga kan temanya? Lebih lanjut lagi, Prabowo Subianto juga meminta agar slogan atau tema tersebut tidak hanya sebatas ucapan belaka. Ia menekankan bahwa esensi dari tema tersebut harus dibuktikan, ditanamkan dalam sanubari, dan diwujudkan oleh seluruh warga negara Indonesia dalam tindakan nyata.
“Jangan hanya sekadar menjadi suatu slogan atau mantra,” ujar Prabowo Subianto.
Dalam logo yang didesain oleh seorang profesional kreatif bernama Bram Satria Yoshugi ini, Prabowo Subianto memberikan penjelasan yang cukup sederhana mengenai desainnya. Yang paling menarik perhatian tidak lain dan tidak bukan adalah visualisasi angka 80 yang menjadi usia negara Indonesia sejak merdeka.
Prabowo Subianto bilang jika makna logo angka 8 dan 0 yang dibuat menyambung dan tidak terputus ini memberikan makna Infiniti atau tidak terbatas. Tidak hanya sampai di situ saja, makna logo ini sendiri juga memberikan arti bahwa semangat untuk memperkuat persatuan nasional serta keyakinan bersama dalam membangun masa depan bangsa yang lebih cerah tidak boleh pernah padam.
Jadi, bisa dibilang bentuk logo dan tema yang diusung dalam acara HUT RI ke-80 nantinya diharapkan bisa menjadi momentum bagi pembangunan berkelanjutan di negeri ini. Tentunya logo dan tema tersebut tidak akan asal bikin tanpa ada makna filosofis yang mendalam di baliknya, bukan?
Gimana Ya Reaksi Netizen?
Peluncuran logo HUT RI ke-80 yang digelar pada Rabu kemarin ternyata juga menarik perhatian netizen untuk berkomentar. Seperti biasa, ruang digital menjadi cerminan langsung dari suara publik. Di kolom komentar akun Instagram @suaradotcom, banyak netizen yang ramai-ramai memberikan komentarnya, mulai dari yang bertanya-tanya karena penasaran sampai yang bernada nyinyir juga ada.
“Koq didlm angka 80 ada angka 11 maksudnya apa itu,serius nanya,” tulis akun @karin.lula yang penasaran dengan detail desainnya.
“Gausah ngerayain hari kemerdekaan si kata gue mah, orang rakyat blm pada merdeka, pejabatnya doang x yg merdeka soalnya kepala negaranya selalu melindungi mereka walaupun bersalah asal ga jadi koalisi aja,” tulis akun @ncieduo dengan nada kritis.
“Yang merdeka oligarki, 180 juta warga konoha lagi megap2 ekonomi surem,” tulis akun @akuorapapipapipu, menyuarakan sentimen serupa.
Pada akhirnya, peluncuran logo ini menunjukkan dua sisi mata uang. Di satu sisi, ada harapan dan semangat baru yang ingin disebarkan oleh pemerintah. Di sisi lain, ada realitas dan suara kritis dari masyarakat yang merasa bahwa kemerdekaan sejati masih jauh dari harapan.
Jadi, gimana nih menurutmu soal peluncuran logo HUT RI ke-80 kali ini? Sudah sesuai ekspektasi nggak?
Tag
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya