guideku.com - Beberapa waktu terakhir, linimasa media sosial ramai banget membahas tarian pacu jalur asal Indonesia. Sebuah tarian penuh semangat yang dilakukan di atas perahu saat lomba balap sampan ini sukses mencuri perhatian.
Bahkan, tidak tanggung-tanggung, video para penari yang enerjik di atas perahu ini sampai mendunia banget loh! Keunikan dan energinya yang meluap-luap membuat banyak orang terkesima.
Seiring dengan popularitasnya, tidak heran jika banyak istilah baru yang muncul dari keviralan yang dibuat oleh tarian pacu jalur ini. Salah satu istilah yang paling ramai dibicarakan adalah “Aura Farming”. Apa sih arti dari kata “Aura Farming” itu? Dan kenapa istilah ini bisa begitu viral dan melekat dengan fenomena tarian tersebut?
Dipopulerkan oleh Anak Bernama Rayyan Arkan Dhika
Asal muasal viralnya tarian pacu jalur dan istilah “Aura Farming” ini berawal dari seorang anak bernama Rayyan Arkan Dhika. Potongan videonya yang sedang menari dengan penuh semangat di atas perahu menjadi viral di berbagai platform dunia maya.
Gerakannya yang lincah dan ekspresinya yang totalitas memancarkan energi positif yang luar biasa. Tidak heran kemudian dia akhirnya diundang oleh banyak acara televisi sampai ke berbagai program podcast di YouTube juga loh!
Istilah “Aura Farming” itu sendiri sejatinya merupakan kata yang berkaitan dengan aura atau energi yang dimiliki oleh seseorang. Kata “farming” yang dipinjam dari dunia game berarti mengumpulkan atau menumbuhkan sesuatu secara terus-menerus.
Jadi, “Aura Farming” bisa diartikan sebagai proses mengumpulkan, membangun, atau mengembangkan versi diri sendiri yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ini adalah tentang memancarkan kepercayaan diri dan energi positif yang kuat.
Tahu tidak kalau kata “Aura Farming” ini sendiri sebenarnya muncul dari kebiasaan Gen Z dan Gen Alpha yang suka membuat bahasa slang yang cukup unik tapi kadang susah dimengerti oleh generasi di atasnya.
Istilah ini berakar dari budaya internet dan game, di mana “farming” adalah kegiatan rutin untuk menjadi lebih kuat. Tidak heran jika kalimat “Aura Farming” ini sangat kental dengan anak-anak muda zaman sekarang.
Kembali lagi ke Rayyan Arkan Dhika. Dirinya yang ramai dan jadi viral di banyak media tentunya membuatnya makin sering diundang hadir ke acara-acara dan program televisi. Namun, ada salah satu momen yang menjadi sorotan tajam netizen.
Di momen itu, Rayyan Arkan Dhika terlihat mulai lesu dan tidak bersemangat saat melakukan tarian yang membuatnya viral tersebut. Kenapa tuh?
Mengutip dari laman Suara.com, di salah satu acara TV nasional, Rayyan Arkan Dhika diminta melakukan tarian pacu jalur seperti biasa.
Tetapi, wajah lesu dan lelah sepertinya terlihat jelas di wajah anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut. Senyumnya tidak selebar biasanya, dan gerakannya tidak seenerjik dalam video viralnya.
Banyak penonton yang menyadari perubahan ini. Bahkan, tidak sedikit yang bilang kalau “Aura Farming” Rayyan sudah banyak tersedot alias dia sudah mulai kelelahan secara fisik dan mental.
Tidak heran sih, seorang anak sekecil itu langsung dihantam jadwal padat dan sorotan kamera dari banyak acara TV yang harus dilakukan secara terus menerus. Ini menjadi pengingat bahwa di balik sebuah konten viral, ada manusia biasa, apalagi ini seorang anak-anak.
Ditambah lagi, ini menyoroti kebiasaan media-media televisi di Indonesia yang terkadang suka ‘main comot’ saja apapun yang sedang ramai atau viral di media sosial dan membawanya ke televisi, sering kali tanpa mempertimbangkan dampak psikologis bagi sosok yang diviralkan, terutama jika mereka masih anak-anak.
Wah, bisa jadi aura dari Rayyan saat ini memang sudah habis dan harus diisi ulang dong. Dengan kata lain, dia perlu istirahat sejenak dari sorotan kamera untuk kembali menjadi anak-anak seutuhnya.
Tag
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya