Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:19 WIB

guideku.com - Drama bendera One Piece yang dianggap sebagai "upaya pecah belah bangsa" oleh pemerintah kini memasuki babak paling komedi sekaligus paling ironis. Di saat aparat sibuk menertibkan mural dan bendera bajak laut Topi Jerami, netizen justru "menyerang balik" dengan amunisi yang tak terduga.

Bukan demo atau protes keras, "senjata" mereka kali ini adalah sebuah unggahan lama dari akun Instagram Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Yup, kamu nggak salah baca. Ternyata, "ratu pajak" kita ini pernah dengan bangganya cosplay jadi Monkey D. Luffy!

'Senjata Makan Tuan' dari Unggahan Lawas

Unggahan yang aslinya diposting pada tahun 2023 ini kini viral lagi. Dalam foto itu, terlihat Sri Mulyani mengenakan topi jerami khas Luffy (lengkap dengan tulisan "Indonesia") dan kemeja merah, menirukan salah satu gaya ikonik kapten bajak laut itu.

Di caption-nya, Sri Mulyani bahkan bertanya ke para pengikutnya, "Luffy style. Siapa tokoh idolamu?". Ia juga menulis pesan-pesan moral yang ia dapat dari anime tersebut.

"Persahabatan dan membantu mereka yang membutuhkan. Kejarlah impianmu, jangan pernah menyerah dan kehilangan harapan," tulisnya.

Netizen Auto 'Skakmat': 'Ratu Pajak Laut!'

Unggahan lawas ini sontak jadi "senjata makan tuan" yang super telak. Di tengah ancaman pidana dari pemerintah bagi pengibar bendera One Piece, fakta bahwa salah satu menteri paling senior justru pernah mengidolakannya jadi bahan "gorengan" yang gurih bagi netizen.

Kolom komentar di unggahan itu pun langsung dibanjiri sindiran-sindiran pedas.

"Emang pemerintah ini serba salah, udahlah menganggap makar orang-orang yang pake bendera one piece, ketampol sendiri dengan pejabat-pejabat yang mengidolakan one piece," tulis akun @alas***.

"Ratu pajak laut," ujar akun @Sugi***, sebuah plesetan yang jenius.

"Ngakunya idola one piece tapi malah cosplay jadi tenryubito, mul mul," sindir akun @faiz***, merujuk pada kaum bangsawan korup di dunia One Piece.

Bukan Cuma Sri Mulyani, Gibran Juga 'Terciduk'

Ternyata, Sri Mulyani nggak sendirian. Netizen juga ramai-ramai memposting ulang foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat debat Cawapres, di mana ia dengan jelas memakai pin Jolly Roger One Piece di dadanya.

"Gibran aja pakai pin one piece dan ga dibilang makar," sindir seorang netizen.

Momen yang dulu dianggap sebagai strategi keren untuk menarik suara anak muda, kini justru jadi bumerang yang membungkam narasi "makar" dari pemerintah.

Sri Mulyani cosplay Luffy. (Dok. Tangkapan Layar/X)

Kenapa Sih Pemerintah Sampai Sepanik Ini?

Biar nggak gagal paham, kita perlu tahu dulu kenapa pemerintah sampai seserius ini menanggapi bendera kartun. Dalam dunia One Piece, bendera Jolly Roger itu adalah simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang korup dan absolut.

Nah, makna inilah yang disinyalir diadopsi oleh sebagian masyarakat yang merasa kecewa dengan kondisi negara saat ini. Pemerintah pun melihat ini sebagai bentuk provokasi.

Jadi, Ini Sebenarnya Apa?

Gengs, drama ini benar-benar menunjukkan betapa "kocaknya" situasi politik kita saat ini.

Di satu sisi, ada pemerintah yang menganggap simbol dari anime Jepang sebagai ancaman serius terhadap persatuan bangsa.
Di sisi lain, ada netizen yang dengan santainya "menyekakmat" balik pakai bukti bahwa para pejabatnya sendiri adalah penggemar anime tersebut.

Kasus ini bukan lagi sekadar soal bendera. Ini adalah cermin dari betapa jauhnya jarak antara pemerintah dan bahasa yang digunakan oleh generasi muda untuk berekspresi. Jadi, kalau Wapres dan Menkeu-nya saja "Nakama", masa rakyatnya mau dipidana? Gimana menurutmu?