guideku.com - Kadang hidup ngasih kejutan manis, kadang juga ngasih pukulan telak yang bikin kita nggak bisa berdiri untuk sementara waktu. Buat Marshanda, momen paling berat itu datang di awal 2023, saat ia harus merelakan kepergian orang yang ia cintai, calon suaminya, dengan cara yang tragis.
Lewat video berjudul "ketika marshanda mati" yang ia unggah di YouTube pada Senin, 11 Agustus 2025, aktris 36 tahun ini akhirnya berani buka suara. Setelah dua tahun memendam cerita, ia memutuskan membagikannya, bukan untuk cari simpati, tapi untuk memberi dukungan pada orang-orang yang juga pernah merasakan kehilangan mendalam.
"Selama dua tahun terakhir, gue merasa ekspresi gue nggak bernilai. Mungkin itu bagian dari proses berduka," kata Marshanda.
Kisah Cinta yang Dijaga Rapat
Tahun 2022, Marshanda menjalin hubungan serius dengan seorang pria asing berusia 37 tahun. Sosok ini sangat menjaga privasi dan menghindari sorotan media. Bahkan, mereka sepakat nggak go public sampai waktunya menikah.
Selama enam bulan pacaran, sang pria rela pindah dari negaranya ke Jakarta demi dekat dengan Marshanda. Ia tinggal di sebuah apartemen, dan hubungan mereka makin serius. Rencananya, ia akan mualaf seminggu sebelum hari pernikahan.
"Dia udah bilang ke mama gue kalau dia akan nikahin gue," kenang Marshanda.
Hari yang Mengubah Segalanya
Semuanya berubah di awal 2023. Marshanda datang ke apartemen sang kekasih untuk menjemputnya ke dokter jantung, setelah seminggu sebelumnya ia sempat kena serangan jantung mendadak. Anehnya, telepon tak diangkat. Marshanda pun menunggu lama di lobi.
Tiba-tiba, seorang satpam menghampirinya dan menanyakan siapa yang ia cari. Setelah ia menunjukkan foto kekasihnya, pihak keamanan terlihat saling berunding lalu memintanya ke kantor manajemen apartemen.
Di sana, Marshanda mendapat kabar yang bikin dunia serasa runtuh: kekasihnya ditemukan meninggal setelah terjatuh dari balkon lantai 26 ke lantai 10.
"Gue nggak bisa ngeproses ini," ucapnya sambil mengingat momen itu.
Yang bikin makin membingungkan, di tubuh sang kekasih nggak ditemukan KTP atau dompet. Pihak apartemen juga nggak tahu pasti dari kamar mana ia jatuh.
Misteri yang Tak Terjawab
Awalnya, ibunda almarhum menduga ini kasus bunuh diri. Tapi sebulan kemudian, hasil otopsi keluar dan menyatakan penyebab kematian adalah serangan jantung sebelum terjatuh.
Meski begitu, detail kejadian tetap misteri karena nggak ada saksi mata. Marshanda pun tidak sempat melihat jenazahnya untuk terakhir kali karena langsung dibawa keluarga ke Amerika Serikat.
Sosok yang Tak Tergantikan
Buat Marshanda, sang kekasih bukan cuma pasangan, tapi juga tempat ia merasa aman.
"Dia netralizer gue, orang yang bikin gue tenang, yang nggak pernah gue temuin di siapa pun," katanya.
Kehilangan itu membuat Marshanda sempat merasa hampa dan menarik diri. Butuh dua tahun buatnya berani menceritakan semua.
Pesan untuk Mereka yang Pernah Kehilangan
Kini, Marshanda memilih membagikan kisahnya agar orang-orang yang mengalami kehilangan serupa tahu kalau mereka nggak sendirian.
"Banyak orang di posisiku yang nggak punya wadah untuk berduka. Gue berharap cerita ini bisa sedikit meringankan hati mereka," ujarnya.
Kisah Marshanda adalah pengingat bahwa duka butuh waktu, dan nggak ada proses yang sama untuk setiap orang. Tapi perlahan, luka bisa berubah jadi cerita yang menguatkan.
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya