Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Senin, 18 Agustus 2025 | 12:16 WIB

guideku.com - Geger geden demonstrasi rakyat Pati yang ramai dalam beberapa hari terakhir rupanya memasuki babak baru loh! Terbaru, DPRD Pati menggelar rapat paripurna dadakan guna membentuk panitia pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

Rapa yang digelar pada tanggal 13 Agustus 2025 atau saat berlangsungnya demosntrasi ratusan ribu rakyat Pati tersebut mengeluarkan hasil yang tidak terduga. Pihak DPRD Pati menyetujui proses pemakzulan Bupati Pati, Sudewo dikarenakan banyak pertimbangan termasuk tekanan politik luar biasa dan risiko gelombang demonstrasi yang lebih besar.

Bahkan, tidak sampai disitu saja! Pemakzulan ini juga disetujui oleh anggota DPRD Pati dari berbagai macam fraksi. Mulai dari fraksi PDIP, PPP, PKB, PKS, Demokrat, Golkar hingga Gerindra yang jadi partai dari Sudewo sendiri juga setuju loh sama wacana pemakzulan tersebut.

Partai Gerindra Rayon Pati juga telah membentuk panitia internal tersendiri yang bakal membahas pemakzulan dan rencana kedepan mengenai Bupati Pati, Sudewo sendiri.

Tapi, apa benar sih rencana ini sudah disetujui oleh partai Gerindra di pusat sana dan bagaiman responnya?

Ketua Partai Gerindra Berikan Lampu Hijau Buat DPRD Pati Makzulkan Sudewo? 

Yang bikin kejutan lagi adalah ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, ternyata memberikan lampu hijau atau persetujuan mengenai rencan DPRD Pati dan Partai Gerindra Rayon Pati yang bakal membentuk panitia khusus yang nantinya menjadi dasar bagi pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil DPR RI ini, langkah yang ditempuh oleh DPRD Pati sudah sesuai mandate negara dan menurut undang-undang yang berlaku.

Jadi, secara yurisdiksi dirinya menyerahkan kembali langkah apa yang bakal diambil oleh pihak DPRD Pati kedepannya guna menyelesaikan konflik panas yang ada di Pati tersebut.

Ya kita lihat kan sudah dilakukan proses-proses yang menurut saya sudah on the track dilakukan oleh DPRD Pati. Dan kita hormati proses-proses itu sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujar Sufmi Dasco Ahmad.

Wacana pemakzulan ini sendiri terjadi usai Bupati Sudewo menemui ratusan ribu demonstran yang sejak pagi memadati kantor Bupati Pati menuntut orang nomor satu di Kabupaten Pati tersebut untuk lengser.

Bukannya meredakan situasi, kehadiran Sudewo justru bikin banyak demonstran naik pitam dan akhirnya terjadi kericuhan dan bentrok di area kantor Bupati Pati.

Kini, dengan disetujuinya pemakzulan Bupati Pati, Sudewo oleh partai Gerindra, kemungkinan besar wacana ini bakal benar-benar direalisasikan dan sang bupati bisa segera turun dari jabatan yang baru didudukinya selama beberapa bulan tersebut.