guideku.com - Drama soal mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya nggak ada habisnya. Setelah heboh soal ijazah palsu dan alergi kulitnya yang misterius, kini "lawan bebuyutan"-nya, Dokter Tifa, kembali melancarkan serangan baru. Kali ini, yang jadi sasaran adalah penampilan fisik Jokowi pasca lengser.
Dengan super pedas, Dokter Tifa membandingkan wajah Jokowi dengan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, meskipun Prabowo 10 tahun lebih tua, wajahnya justru kelihatan lebih muda dan segar. Sementara Jokowi? Katanya, mukanya sekarang beda tipis sama Pak Try Sutrisno yang usianya sudah 89 tahun!
Serangan ini dilontarkan Dokter Tifa lewat akun X-nya. Ia mengunggah foto momen pertemuan Prabowo dan Jokowi di Sidang Tahunan MPR.
"Prabowo memuda, Jokowi menua. Padahal beda usia mereka tepat 10 tahun. Presiden @prabowo 73 tahun dan Joko Widodo 63 tahun," tulis Dokter Tifa.
Menurutnya, Prabowo yang baru 10 bulan menjabat justru kelihatan makin segar. "Sepertinya racikan vitamin dan suplemen yang disiapkan dokter pribadi pas dosisnya," sindirnya.
Jokowi Disebut Lebih Tua 10 Tahun?
Nah, di sinilah sindiran paling nyelekitnya muncul. Dokter Tifa menuding kalau dalam 10 bulan setelah lengser, umur biologis Jokowi justru seolah bertambah 10, bahkan 20 tahun.
"Sebaliknya mantan Presiden Joko Widodo. Hanya dalam 10 bulan, bertambah umur biologisnya 10 tahun bahkan mungkin 20 tahun, seperti beda tipis dengan Pak Try Sutrisno yang terlihat dalam foto," tambahnya.
Tentu saja, Dokter Tifa punya teorinya sendiri. Menurutnya, Jokowi kelihatan menua dengan cepat karena pikirannya rusuh dan pergaulannya tidak sehat.
"Seharusnya dalam masa pensiun, sudah siap-siap dengan kegiatan produktif dan hobby yang bikin relaks," tulisnya.
"Tetapi yang terlihat 10 bulan ini kegiatan mayoritas hanya dua. Pertama, sibuk foto-foto dengan pengunjung berbayar kaos. Kedua, sibuk keluar masuk polisi mengkriminalisasi para penanya ijazah termasuk saya," sambungnya.
Ia juga menyindir lingkungan pergaulan Jokowi. "Bergaul juga tidak sehat. Sekelilingnya para termul yang di otaknya cuma 'cuan, cuan, cuan, komisaris, komisaris'," sahutnya.
Reaksi Netizen: Antara Setuju dan Curiga
Cuitan pedas Dokter Tifa ini sontak dibanjiri komentar dari netizen. Banyak yang setuju dengan analisisnya.
"Wajahnya dampak dari 10 tahun jadi presiden dengan slogan kerja, kerja, kerja namun hasil akhirnya meninggalkan utang negara segunung," tambah @hida********.
"Kulitnya Jokowi semua memerah [...] Jangan-jangan penyakit kulitnya menular lagi?" komentar @trie*********, mengaitkannya dengan isu alergi.
Tapi, ada juga yang justru curiga kalau penampilan "sakit" Jokowi ini cuma kamuflase.
"Tapi banyak orang cenderung percaya hanya berkamuflase cari simpati, sejatinya dia itu sehat. Untuk kegiatan pribadi dalam bergerilya jaga anak-anaknya tetap dalam lingkungan kekuasaan," tulis @hamz*******.
Perang narasi yang dilontarkan Dokter Tifa ini jelas sangat subjektif dan penuh dengan sentimen pribadi. Tapi di balik semua itu, ada satu hal yang menarik. Ini menunjukkan betapa ketatnya sorotan publik terhadap para pemimpin dan mantan pemimpin kita, bahkan sampai ke urusan keriput di wajah.
Terlepas dari benar atau tidaknya analisis Dokter Tifa, satu hal yang pasti: jadi pemimpin di negeri ini sepertinya memang pekerjaan yang sangat "menguras" jiwa dan raga. Gimana menurutmu?
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya