Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman : Rabu, 09 Juli 2025 | 14:00 WIB

guideku.com - Gengs, pegangan! Ada satu berita yang kalau kamu baca sambil duduk, bisa bikin auto loncat. Kalau kamu anak yang tumbuh besar di era 2000-an dengan poni lempar, eyeliner hitam, dan playlist yang isinya "Helena" atau "Welcome to the Black Parade", ini adalah panggilan untukmu. Setelah bertahun-tahun cuma jadi angan-angan, akhirnya My Chemical Romance (MCR) fix bakal manggung di Jakarta!

Iya, kamu nggak salah baca. Gerard Way dan kawan-kawan akan menghentak panggung Hammersonic 2026: Decade of Dominion. Catat tanggal keramatnya: Sabtu, 3 Mei 2026. Masih lama? Banget. Tapi war tiketnya dimulai HARI INI!

Dompetku Menangis Bahagia: Rincian Harga Tiket Presale

Promotor Ravelent Entertainment nggak mau bikin kita nunggu kelamaan buat ngamanin tempat. Penjualan tiket presale dibuka mulai Rabu, 9 Juli 2025, pukul 13.00 WIB siang ini di situs resmi hammersonic.com.

Siapin m-banking kamu, ini dia rincian harga tiketnya. Jangan kaget, ya!

Harga tiket Day 1:

  • Presale 1: Rp1.199.000
  • Presale 2: Rp1.599.000
  • General: Rp1.999.000

Harga tiket Day 2 (MCR akan tampil di hari ini):

  • Presale 1: Rp2.599.000
  • Presale 2: Rp2.799.000
  • General: Rp3.099.000

Note: Harga di atas belum termasuk pajak dan biaya admin, ya!

Mungkin ada yang mikir, "Mahal juga, ya?" Eits, tahan dulu. Kehadiran MCR di Hammersonic ini bukan cuma sekadar numpang manggung. Ini adalah sebuah perayaan akbar!

Menurut promotor, MCR bakal tampil dengan formasi lengkap, setlist penuh, dan produksi berskala dunia. Bayangin aja visual teatrikal, tata cahaya spektakuler, dan sound system standar tur global mereka. Ini akan jadi penampilan perdana MCR di Indonesia sejak mereka reuni. Momen ini bakal jadi sejarah buat para "Killjoys" di tanah air.

Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment, bilang kalau kehadiran MCR ini adalah simbol arah baru Hammersonic.

"Kami percaya musik rock itu luas. MCR hadir sebagai simbol ekspansi emosional dan musikal Hammersonic. Mereka mewakili memori kolektif dan lintas generasi yang tumbuh bersama karya mereka," ujarnya.

Artinya, ini bukan cuma soal musik keras, tapi juga perayaan kultur dan emosi yang diwakili oleh MCR.

Flashback ke Era Eyeliner: Kenapa MCR Begitu Penting?

Buat kita yang ngalamin masa jayanya, MCR itu lebih dari sekadar band. Mereka adalah sebuah revolusi budaya. Album-album keramat kayak Three Cheers for Sweet Revenge (2004) dan mahakarya The Black Parade (2006) adalah soundtrack patah hati, kemarahan, dan pencarian jati diri kita.

Lagu-lagu kayak "I'm Not Okay (I Promise)", "The Ghost of You", sampai "I Don't Love You" seolah jadi teman curhat paling setia di kamar yang gelap. MCR nggak cuma menciptakan musik, mereka menciptakan sebuah generasi yang berani merasa dan berekspresi.

Pengaruh mereka bahkan terasa sampai ke band-band generasi sekarang kayak Twenty One Pilots hingga YUNGBLUD. Jadi, bisa nonton langsung band yang jadi cetak biru musik emo modern ini adalah sebuah kesempatan langka.

So, gimana? Udah siapin alarm buat jam 1 siang ini? Ajak geng emo-mu, tentukan strategi, dan semoga berhasil dalam pertempuran tiket paling sakral tahun ini. So long and goodnight!