Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Senin, 14 Juli 2025 | 18:25 WIB

guideku.com - Kemunculan Ahmad Dhani di podcast Denny Sumargo baru-baru ini sukses bikin jagat maya geger lagi. Bukan cuma karena omongannya yang blak-blakan dan kontroversial soal "gibah part 2", tapi ada hal lain yang mungkin nggak kamu sadari: bahasa tubuhnya.

Banyak yang nonton mungkin fokus sama omongannya yang meledak-ledak. Tapi seorang pakar ekspresi, Kirdi Putra, justru melihat sinyal-sinyal lain yang lebih jujur. Menurutnya, di balik penampilan Dhani yang berusaha tenang dan menguasai keadaan, ada momen-momen di mana kegugupannya "bocor" tanpa disadari.

Momen Kunci: Gelas yang Nggak Jadi Diminum

Menurut Kirdi, ada satu gerak-gerik kecil tapi sangat signifikan yang diulang-ulang oleh Dhani, terutama saat topik pembicaraan mulai menyentuh mantan istrinya, Maia Estianty.

"Sebetulnya ketika Dhani bercerita seputar Maia Estianty, kebanyakan cara menyampaikan tenang," ucap Kirdi Putra, Sabtu (12/7/2025).

"Tapi ada beberapa poin (ada) yang nampak canggung," lanjutnya.

Gerakan canggung yang paling disorot adalah saat Dhani berinteraksi dengan gelas minumnya. Beberapa kali, Dhani terlihat mengangkat gelas seolah mau minum, tapi kemudian nggak jadi dan meletakkannya kembali.

"Ketika memegang gelas kadang-kadang ketarik terus nggak jadi (minum)," beber Kirdi.

Apa artinya ini? Menurut Kirdi, ini adalah sinyal gugup yang sangat umum.

"Ketika seseorang menyembunyikan sesuatu atau nervous, biasanya di daerah sekitar bibir atau tenggorokan merasa kering. Sehingga butuh menelan ludah atau menelan air. Di situ bisa melihat ketika menceritakan itu (Maia) nervous," jelasnya.

Jadi, meskipun mulutnya lancar bercerita, tubuhnya seolah memberikan sinyal yang berbeda.

Strategi 'Jual Diri' dan Bangun Citra Baru?

Kirdi Putra juga beropini kalau kemunculan Dhani di podcast ini bukan sekadar obrolan biasa. Ini adalah sebuah langkah yang sangat strategis. Dhani dinilai sedang berusaha membangun kembali citra dirinya di mata publik.

"Buat saya dia menggunakan event tersebut, momen tersebut untuk kemudian tanda petik ya, menjual dirinya. Menampilkan sisi dirinya yang baik," ungkap Kirdi.

Dhani seolah ingin memposisikan dirinya sebagai sosok yang bijak, sabar, dan selama ini merasa diperlakukan tidak adil oleh narasi yang beredar. Ini terlihat saat ia dengan percaya diri membantah semua isu, termasuk soal perselingkuhan.

"Ya itu juga nggak ada buktinya. Enggak ada buktinya itu, coba buktiin aja kalau emang iya. Kan masalahnya kan, masyarakat kita itu kan mudah banget percaya sama sama omongan-omongan idolanya," ujar Dhani di podcast itu.

Ironi di Balik Serangan Balik

Namun, Kirdi juga menyoroti sebuah ironi. Tindakan Dhani yang begitu berapi-api membahas masa lalunya, justru bisa dianggap sebagai bentuk "ghibah" juga, hal yang selama ini ia tuduhkan pada mantan istrinya.

"Kalau sudah nikah ya sudah. Buat apa? Nggak usah dipikirin," analisis Kirdi. Menurutnya, jika Dhani benar-benar sudah move on dan bahagia, ia tidak perlu repot-repot membuat video klarifikasi panjang lebar.

"Tinggal bilang, 'lu kalau misalnya udah happy ya ngapain sih?' Udah titik nggak usah cerita panjang lebar," tambahnya.

Pada akhirnya, Kirdi menekankan bahwa meski Dhani berusaha menampilkan citra positif, bukan berarti semua yang dikatakannya adalah kebenaran mutlak. "Belum tentu Dhani benar, tapi juga belum tentu Dhani salah dalam hal ini," ujarnya.

Pelajaran hari ini, Gengs: omongan boleh diatur, tapi bahasa tubuh kadang lebih jujur. Gimana menurutmu?