Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman : Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:13 WIB

guideku.com - Di balik senyum ceria dan suaranya yang memukau Istana Negara, Farel Prayoga ternyata menyimpan kisah masa kecil yang jauh dari kata bahagia.

Dalam obrolan yang sangat personal dan bikin nyesek bareng Denny Sumargo, remaja 14 tahun ini akhirnya blak-blakan soal sisi kelam hidupnya yang nggak pernah terungkap ke publik.

Ia mengaku harus banting tulang sejak usia 8 tahun, bukan untuk jajan, tapi demi sesuap nasi untuk keluarganya. Dan di tengah semua itu, terungkap sebuah rahasia kecil: Farel Prayoga ternyata bukanlah nama aslinya.

'Kalau Nggak Ngamen, Nggak Makan'

Salah satu pengakuan paling mengejutkan adalah Farel ternyata sudah dipaksa mengamen sejak masih duduk di bangku kelas 2 SD. Awalnya, niatnya polos, cuma pengen cari uang jajan tambahan. Tapi, niat itu perlahan berubah jadi sebuah keharusan yang dibebankan padanya.

“Jadi, emang di, aku emang ada banyak di balik layar. Yang emang ya nggak enak buat didengar,” ungkap Farel, mengawali ceritanya di YouTube Denny Sumargo, Kamis (17/7/2025).

Aktivitas mengamen yang tadinya iseng-iseng, berubah jadi "pekerjaan" utama. Ia secara tidak langsung menjadi tulang punggung keluarga di usianya yang masih sangat belia.

"Jadi kayak jatohnya kalau nggak ngamen ya nggak dapet uang, nggak makan kita, kayak gitu," ucapnya dengan nada getir.

Yang lebih miris, Farel mengaku perlakuan tidak menyenangkan ini datang dari sosok ibu yang tinggal bersamanya, yang kemudian ia ungkap sebagai ibu tiri. Ia bahkan mengaku pernah disiksa dan diusir dari rumah oleh perempuan tersebut.

14 Tahun Terpisah dan Sebuah Nama Asli

Di tengah semua penderitaan itu, Farel juga harus tumbuh besar tanpa kehadiran ibu kandungnya. Selama 14 tahun, ia terpisah dan bahkan sempat membenci sang ibu karena terus-menerus "diracuni" dengan cerita-cerita negatif oleh ibu tirinya.

Tapi, sebuah titik terang akhirnya muncul. Berkat bantuan manajernya, Farel berhasil mendapatkan nomor telepon dan akhirnya bisa berbicara dengan ibu kandungnya untuk pertama kali setelah belasan tahun.
Momen inilah yang membuka sebuah rahasia kecil. Sang ibu ternyata tidak memanggilnya Farel, melainkan dengan nama lain.

"Karena memang namaku dulu bukan Farel Prayoga tapi Langgeng Prayoga namaku dulu," kata penyanyi 14 tahun itu.

Nama 'Langgeng Prayoga' adalah nama asli pemberian dari ibu kandungnya, meskipun di akta kelahirannya tertulis 'Farel Prayoga'. Sebuah detail kecil yang menunjukkan betapa dalamnya ikatan yang hilang antara ibu dan anak.

Ayah Terjerat Judol dan Harapan Bertemu Ibu

Beban Farel tak berhenti di situ. Ia juga mengonfirmasi rumor yang selama ini beredar: ayahnya pernah terjerat masalah hukum karena judi online.

"Salah satunya emang bapak kemarin ketangkap judol," ucapnya.

Kini, setelah berhasil menjalin kembali komunikasi dengan ibu kandungnya, Farel punya satu harapan besar: bisa segera bertemu langsung. Ia ingin meluruskan semua cerita simpang siur yang ia dengar selama ini dan mungkin, menemukan kembali potongan masa kecilnya yang hilang.

Kisah Farel ini adalah cermin pahit dari sebuah realita di mana seorang anak harus menanggung beban yang bahkan orang dewasa pun belum tentu sanggup memikulnya. Di balik popularitasnya, ada seorang 'Langgeng Prayoga' yang berjuang mencari kebenaran dan kebahagiaannya sendiri.