Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Selasa, 22 Juli 2025 | 10:00 WIB

guideku.com - Drama kehamilan Erika Carlina kini memasuki babak paling panas dan bikin pusing. Setelah Erika speak up di podcast Deddy Corbuzier soal adanya ancaman, sosok yang selama ini jadi teka-teki, DJ Panda, akhirnya keluar dari persembunyiannya.

Ia nggak cuma ngaku sebagai ayah biologis dari anak yang dikandung Erika, tapi juga melontarkan "serangan balik" yang bikin kasus ini makin ruwet.

DJ Panda meminta maaf karena sudah melontarkan kata-kata ancaman, tapi di saat yang bersamaan, ia juga mengklaim kalau dirinya adalah korban yang diancam balik! Jadi, siapa sebenarnya yang mengancam siapa?

Pengakuan Dosa dan Momen Minta Maaf: 'Saya Khilaf'

Dalam video klarifikasi yang diunggah di Instagram-nya, Senin (21/7/2025), DJ Panda secara khusus membahas isu pengancaman yang jadi alasan utama Erika Carlina buka suara ke publik. Dengan rendah hati, ia mengakui kesalahannya.

"Cuma, apabila ada kata-kata saya yang menyakiti hati saudara, menyinggung saudara, maupun menyakiti saudara, saya minta maaf sebesar-besarnya," kata DJ Panda.

Ia beralasan kalau tindakannya saat itu dipicu oleh emosi yang tidak terkendali. Ia mengaku "khilaf" dan sedang berada di bawah tekanan. "Saya mungkin juga sedang emosi. Saya khilaf," akunya.

Nah, di sinilah ceritanya jadi plot twist. Setelah minta maaf, DJ Panda nggak berhenti di situ. Ia menambahkan sebuah fakta baru dari sudut pandangnya: ternyata, ia juga menerima ancaman dari pihak lain.

"Karena saya juga mendapatkan ancaman," ungkapnya singkat, tanpa merinci lebih jauh siapa yang mengancamnya atau apa bentuk ancamannya.

Pengakuan ini sontak mengubah narasi. Kasus yang tadinya terlihat seperti cerita "pelaku vs korban" kini berubah menjadi drama "saling ancam" yang rumit dan penuh tanda tanya.

Mengingat Lagi Ancaman Versi Erika Carlina

Biar nggak lupa, kita perlu mengingat lagi kenapa Erika Carlina sampai merasa harus mencari perlindungan di podcast Deddy Corbuzier. Menurut Erika, ia menerima serangkaian tekanan dan ancaman setelah memutuskan untuk mempertahankan kehamilannya.

Ancaman versi Erika ini nggak main-main:

  • Ancaman Merusak Karier: Pihak mantan disebut mengancam akan menghancurkan karier yang sudah susah payah Erika bangun.
  • Ancaman Fitnah Saat Melahirkan: Ada juga rencana untuk menyerang Erika dengan fitnah saat ia melahirkan nanti, dengan menyebarkan narasi bahwa ayah dari anak tersebut tidak jelas.

Ancaman-ancaman inilah yang membuat Erika merasa terpojok dan butuh perlindungan, yang akhirnya mendorongnya untuk speak up secara terbuka.

Jadi, Siapa yang Benar?

Sekarang, kita punya dua versi cerita yang saling bertolak belakang. Di satu sisi, Erika mengaku diancam sampai harus mencari perlindungan publik. Di sisi lain, DJ Panda mengakui telah berkata kasar karena khilaf, tapi juga mengklaim dirinya diancam balik.

Pengakuan DJ Panda sebagai ayah biologis mungkin sudah menjawab satu teka-teki. Tapi pengakuannya soal "diancam balik" justru membuka "kotak pandora" baru yang bikin drama ini makin keruh.

Yang jelas, kasus ini jadi pelajaran pahit tentang betapa destruktifnya sebuah hubungan yang toksik. Bukan cuma luka batin yang tercipta, tapi juga perang narasi dan ancaman yang dampaknya bisa merusak semua pihak yang terlibat. Kita tunggu saja, apakah akan ada bukti baru yang bisa memperjelas siapa sebenarnya korban dalam drama yang makin ruwet ini.