Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Rabu, 23 Juli 2025 | 06:51 WIB

guideku.com - Ada kabar duka yang bikin panggung musik rock di seluruh dunia terasa lebih sunyi dan gelap. Sang "Pangeran Kegelapan" sendiri, John Michael Osbourne, atau yang kita semua kenal sebagai Ozzy Osbourne, telah berpulang untuk selamanya.

Ikon heavy metal ini meninggal dunia di usia 76 tahun pada Selasa (22/7) waktu setempat. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga lewat sebuah pernyataan yang menyentuh.

"Dengan kesedihan yang tak bisa diungkapkan kata-kata, kami harus memberitahukan bahwa Ozzy tercinta telah meninggalkan kami pagi ini. Ia berpulang dikelilingi keluarga dan cinta," tulis keluarga dalam keterangannya.

Kepergian Ozzy Osbourne bukan hanya kehilangan bagi para penggemar Black Sabbath atau musik rock. Ini adalah akhir dari sebuah era, akhir dari sebuah kisah gila, jenius, dan penuh perjuangan yang tak akan pernah ada duanya.

Momen Perpisahan Terakhir di Atas 'Singgasana'

Seolah sudah punya firasat, tiga pekan sebelum kepergiannya, Ozzy menggelar sebuah konser perpisahan yang megah di Villa Park, Birmingham, Inggris. Malam itu, ia tidak berdiri gagah seperti masa mudanya. Ia duduk di sebuah kursi yang terlihat seperti singgasana, sebuah simbol bahwa ia tetaplah seorang raja.

Di hadapan ribuan penggemar yang memujanya, dan diiringi oleh band-band raksasa seperti Metallica dan Guns N' Roses, Ozzy mengucapkan salam perpisahan yang tulus. "Kalian gak tahu gimana rasanya ini buatku. Terima kasih dari lubuk hatiku yang terdalam," katanya malam itu.

Perjalanan Karier: Sang Pionir Heavy Metal

Untuk kamu yang mungkin cuma tahu Ozzy dari lagu-lagu viralnya, penting untuk tahu betapa besarnya pengaruh orang ini. Bersama band-nya, Black Sabbath, Ozzy adalah salah satu pionir musik heavy metal di akhir tahun 60-an.

Dengan sound yang gelap, berat, dan lirik yang anti-mainstream, mereka menciptakan sebuah genre baru. Lagu-lagu seperti Iron Man, Paranoid, dan War Pigs adalah kitab suci bagi setiap anak metal di seluruh dunia.

Setelah keluar dari Black Sabbath, kariernya nggak meredup. Justru sebaliknya, ia sukses besar sebagai solois dengan lagu-lagu hits seperti Crazy Train dan balada legendaris Changes.

Dan tentu saja, kita nggak bisa ngomongin Ozzy tanpa ngebahas salah satu momen paling gila dalam sejarah musik rock: insiden gigit kepala kelelawar di atas panggung. Aksi spontan yang mengerikan ini justru semakin mengukuhkan citranya sebagai "Pangeran Kegelapan" yang tak terduga.

Di Balik Panggung: Sisi Keluarga & Perjuangan Melawan Penyakit

Di balik semua kegilaan dan citra sangarnya, Ozzy adalah seorang pria keluarga. Dunianya tak akan lengkap tanpa sang istri sekaligus manajernya, Sharon Osbourne, seorang perempuan tangguh yang jadi pilar hidupnya.

Bersama anak-anak mereka, Kelly dan Jack Osbourne, mereka bahkan sempat jadi bintang reality show super populer di awal 2000-an, The Osbournes, yang memperkenalkan sosok Ozzy yang kocak dan "bapak-bapak banget" kepada generasi MTV.

Beberapa tahun terakhir, hidupnya adalah sebuah perjuangan. Ia secara terbuka melawan penyakit Parkinson dan berbagai komplikasi kesehatan lain, termasuk cedera parah akibat jatuh pada tahun 2019. Tapi semangatnya tak pernah padam.

Bukan Cuma Gila, tapi Juga Jenius yang Diakui Dunia

Jangan pernah salah, di balik semua aksinya yang kontroversial, Ozzy Osbourne adalah seorang musisi jenius yang karyanya diakui di level tertinggi. Gelar dan piala yang ia kumpulkan itu numpuk banget:

  • Memenangkan lima Grammy Awards.
  • Masuk ke Rock and Roll Hall of Fame sebanyak dua kali (bersama Black Sabbath dan sebagai solois).
  • Punya bintang di Hollywood Walk of Fame dan Birmingham Broad Street.
  • Dianugerahi gelar NME Godlike Genius Award dan Classic Rock Living Legend Prize.

Deretan prestasi ini adalah bukti bahwa ia bukan cuma sekadar ikon, tapi seorang seniman sejati yang telah mengubah wajah musik dunia.

Selamat jalan, Pangeran Kegelapan. Musikmu akan terus meraung abadi.