Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P : Rabu, 23 Juli 2025 | 12:04 WIB

guideku.com - Hati-hati buat kamu yang rajin minum suplemen! Belakangan ini, dunia suplemen digemparkan sama kabar mengejutkan dari Australia. Salah satu brand terkenal, Blackmores, dituding jadi penyebab gangguan saraf serius karena kandungan vitamin B6 yang berlebihan di beberapa produknya.

Nggak main-main, efeknya bisa sampai keracunan vitamin, lho! Terus, gimana kabarnya di Indonesia? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Blackmores Diduga Sebabkan Neuropati di Australia

Kisah ini mencuat setelah seorang pria Australia bernama Dominic Noonan-O'Keeffe mengalami gejala serius setelah rutin minum suplemen Blackmores Super Magnesium+. Dia mengeluh kelelahan, sakit kepala, kejang otot, jantung berdebar, bahkan mati rasa!

Setelah diperiksa dokter, ternyata ia mengalami neuropati, alias kerusakan saraf, yang diduga karena kelebihan vitamin B6. Gawatnya lagi, suplemen itu mengandung B6 sampai 29 kali lipat dari batas harian yang disarankan.

2. Ratusan Orang Ikut Terdampak, Potensi Gugatan Massal Mengancam

Firma hukum Polaris Lawyers yang menangani kasus ini bilang, Dominic bukan satu-satunya korban. Udah ada sekitar 600 orang yang mengaku mengalami keluhan serupa setelah konsumsi produk Blackmores.

Polaris sedang menyelidiki kemungkinan melakukan class-action lawsuit terhadap perusahaan suplemen asal Australia itu.

3. TGA Australia Turun Tangan, Rekomendasikan Batasan Jual

Regulator obat-obatan Australia, Therapeutic Goods Administration (TGA), langsung bergerak. Mereka belum menemukan konsensus batas aman vitamin B6 yang bisa 100% mencegah neuropati, tapi merekomendasikan supaya produk dengan B6 lebih dari 50 mg dikategorikan sebagai "Obat Khusus Apoteker". Artinya, nggak bisa dijual bebas lagi!

4. Blackmores Akui Sedang Evaluasi Produk

Pihak Blackmores udah buka suara. Mereka mengaku sedang melakukan evaluasi internal dan memastikan semua produknya sesuai regulasi.

Katanya sih, semua suplemen mereka udah dikembangkan sesuai standar TGA, termasuk batas dosis maksimum dan label peringatan. Tapi tetap, mereka bakal patuh sama keputusan akhir TGA nanti.

5. BPOM Pastikan Produk Bermasalah Tidak Terdaftar di RI

Nah, gimana di Indonesia? Tenang... BPOM memastikan bahwa produk Blackmores Super Magnesium+ dan Ashwagandha+ yang ramai dibicarakan itu tidak terdaftar secara resmi di Indonesia. Artinya, kamu nggak bakal nemu produk itu di apotek legal. Tapi...

6. BPOM Temukan Penjualan Ilegal via Marketplace

Meskipun nggak beredar resmi, BPOM tetap menemukan produk tersebut dijual ilegal via toko online. BPOM langsung bergerak bareng Kominfo, idEA, dan pihak marketplace untuk take down link penjualannya dan masukin ke daftar negatif.

BPOM juga ingetin, jual produk tanpa izin edar bisa kena hukuman pidana 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp5 miliar. Ngeri, kan?

Terus, Bahaya Nggak sih Kelebihan Vitamin B6?

Vitamin B6 memang penting buat tubuh. Tapi kalau dikonsumsi berlebihan, bisa berdampak serius, terutama ke sistem saraf. Efek jangka panjangnya termasuk mati rasa, kesemutan, gangguan koordinasi, bahkan kerusakan saraf permanen alias neuropati. Jadi, meskipun namanya "vitamin", tetap ada dosis amannya, ya!

Tips Aman Minum Suplemen

  • Cek izin edar lewat BPOM (Cek KLIK)
  • Jangan beli suplemen dari toko online yang nggak jelas
  • Baca label dan dosis dengan teliti
  • Konsultasi dulu ke dokter kalau mau konsumsi rutin
  • Stop konsumsi kalau muncul efek samping aneh

Kasus ini jadi pengingat penting buat kita semua: suplemen itu bukan mainan. Walaupun dijual bebas, bukan berarti bisa dikonsumsi sembarangan. Vitamin yang katanya "sehat" bisa jadi bahaya kalau salah dosis. Stay healthy, guys!