Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Senin, 28 Juli 2025 | 19:30 WIB

guideku.com - Drama perseteruan antara dokter kecantikan Reza Gladys dan Nikita Mirzani kini memasuki babak yang paling personal dan bikin nyesek. Ini bukan lagi cuma soal dugaan pemerasan uang miliaran. Di ruang sidang, Reza Gladys akhirnya membongkar luka batin yang ia alami akibat rentetan hinaan dan body shaming yang diduga dilontarkan Nikita.

Dampaknya nggak main-main. Reza mengaku sampai harus berobat ke psikiater, menangis setiap malam, dan bahkan hanya bisa tidur satu jam sehari.

Sakit Hati yang Bikin Gak Bisa Tidur

Dalam kesaksiannya, Reza Gladys mengakui kalau kondisi mentalnya sempat hancur lebur setelah terus-menerus jadi sasaran bully di media sosial. Sang suami, Attaubah Mufid, memberikan gambaran yang lebih pilu tentang apa yang dialami istrinya di balik layar.
Menurutnya, Reza sering kali menangis semalaman hingga tidak bisa tidur.

"Jadi kalau saya tidur pulas ya sebenarnya. Cuma kalau saya tidur misalnya jam 1, jam 2, dia (Reza) lagi nangis-nangis," terang Attaubah Mufid usai persidangan.

"Jadi saya otomatis bangun, tenangin dia sampai pagi. Jadi dia sudah salat Subuh, tidur sejam, sudah enggak tidur lagi. Cuma sejam," sambungnya.

Bayangin deh, Gengs, betapa beratnya tekanan yang ia rasakan sampai fisiknya ikut terganggu.

Bukan Cuma Omelan, Ini Rentetan Hinaan yang Dibongkar di Sidang

Jadi, hinaan apa sih yang sampai bikin Reza Gladys sehancur itu? Di hadapan majelis hakim, Reza membeberkan kata-kata pedas yang ia terima dari siaran langsung di akun TikTok "Niki Huruhara".

Menuduh Produk Berbahaya: "Yang Mulia, jangan dibeli itu si Reza yang lagi direview sama dokter. Walaupun dia dokter, tapi produknya berbahaya."

Serangan Fisik & Body Shaming: "Disebut badannya abu-abu, mukanya dempul, dan beruntusan."

Menuduh Cacat Fisik: "Terus setelah itu dikatakan bahwa saya ini begeng, Yang Mulia." (Begeng adalah istilah yang sering digunakan untuk merendahkan kondisi fisik seseorang).

Merendahkan Konsumen: "'Dasar masyarakat bodoh, maunya ditipu-tipu. Muka aslinya enggak sesuai, nggak sekuti (sesuai foto) dengan yang ada di TikTok'."

Bagi Reza, semua serangan ini punya satu tujuan: menghancurkan kredibilitasnya sebagai seorang dokter kecantikan, profesi yang ia bangun dengan susah payah.

Di Balik Hinaan: Awal Mula Dugaan Pemerasan Rp 5 Miliar

Nah, kenapa sih Nikita sampai segitunya? Menurut jaksa, semua serangan verbal ini adalah bagian dari skema pemerasan. Jaksa menyebut Nikita Mirzani mengancam akan terus menyebarkan konten negatif jika Reza Gladys tidak memberikannya uang sebesar Rp 5 miliar!

Reza mengaku sempat panik dan atas saran dari dokter Oky Pratama untuk "menyumpal" mulut Nikita, ia akhirnya mentransfer uang sebesar Rp 4 miliar. Namun, teror itu diduga tidak berhenti, yang akhirnya membuatnya melapor ke polisi.

Pelajaran Pahit: Kata-kata Juga Senjata

Di tengah semua drama ini, Nikita Mirzani tetap terlihat santai. Tapi proses hukum terus berjalan, dan ia kini dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari UU ITE, pemerasan, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman hukuman puluhan tahun penjara.

Gengs, kasus ini jadi cermin besar dari "sisi gelap" media sosial. Ini bukan lagi sekadar drama saling sindir antar seleb.

Ini adalah contoh nyata betapa berbahayanya body shaming dan cyberbullying. Kata-kata yang mungkin dianggap sepele oleh si pengucap, ternyata bisa jadi "senjata" yang menghancurkan kesehatan mental seseorang.

Ini jadi pelajaran pahit bahwa setiap kata yang kita ketik atau ucapkan di ruang digital itu punya konsekuensi yang sangat nyata.