Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Senin, 04 Agustus 2025 | 12:52 WIB

guideku.com - Selebritis papan atas, Ashanty, kembali menjadi sorotan tajam dari netizen di dunia maya. Gimana tidak jadi sorotan? Secara mengejutkan, istri dari musisi Anang Hermansyah ini secara mendadak menutup gerai toko kue miliknya, yakni Lu'Miere, beberapa waktu lalu. Keputusan ini sontak membuat publik bertanya-tanya.

Tidak tanggung-tanggung, menurut sumber di laman suara.com, Ashanty menutup sekitar 15 gerai toko kuenya yang tersebar di banyak daerah sekaligus. Keputusan yang sangat mengejutkan ini tentunya jadi bahan pembicaraan panas di media massa dan sosial media mengenai alasan Ashanty menutup belasan gerai toko kue miliknya secara mendadak.

Langsung saja, netizen ramai berspekulasi. Banyak yang menduga Ashanty menutup belasan toko kue miliknya itu karena sepi pengunjung atau bahkan mengalami kerugian hingga bangkrut.

Ashanty Tutup Toko Kue Miliknya Imbas Konflik Internal?

Usut punya usut, ternyata bukan masalah kerugian atau faktor sepinya pengunjung yang membuat Ashanty menutup belasan toko kuenya tersebut. Ternyata, di balik itu ada faktor konflik internal yang menjadi sebab dirinya menutup toko kue miliknya, yang sebenarnya juga mendatangkan keuntungan baginya. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah keputusan impulsif.

“Sebenarnya gini, maksudnya, kelihatannya kayak tiba-tiba, tapi ini sudah berbulan-bulan sih kami pikirkan, gitu. Aku, ya, tepatnya, sama Mas Anang pikirkan, sebenarnya sudah berbulan-bulan,” ujar Ashanty.

Dirinya juga menyebut perbedaan pendapat dan target yang diinginkan dirinya dengan mitra bisnisnya jadi sebab utama dirinya menutup toko kue Lu'Miere. Kue Lu'Miere sendiri memang menjadi salah satu toko kue kepunyaan artis yang cukup populer saat ini. Tidak heran tutupnya belasan gerai toko tersebut secara mendadak bikin geger di kalangan netizen. Ia menjelaskan bahwa masalahnya bukan dengan partnernya secara personal, melainkan benturan idealisme yang tidak bisa ditawar.

“Mungkin yang bisa aku bilang adalah, Lu'Miere ini aku jual kan kualitas. Kualitas nomor satu. Jadi, di saat dalam perjalanan kualitas ini sudah berbeda antara satu dengan yang satu, dan tidak ada titik temu, dan aku juga orangnya idealis banget dengan yang namanya kualitas, nggak akan merubah apapun itu. Aku mendingan nggak jualan daripada harus ganti kualitasnya, gitu. Memang ini aku dengan partner, tapi kami nggak ada masalah, ya. Karena partner aku ini luar biasa baik. Hanya tidak sevisi-misi saja, gitu,” imbuh Ashanty.

Keputusan berat ini ternyata memberikan dampak psikologis yang tidak main-main bagi Ashanty. Karena problem toko kuenya yang tutup mendadak tersebut, Ashanty mengaku kalau dirinya sampai stres dan harus ke psikiater. Bukan karena kerugian materi, tetapi karena ia sibuk memikirkan nasib puluhan karyawannya yang bekerja di toko kue miliknya itu.

“Aku tuh stres akutnya kayak gini loh, kayak, aku kan tahu karyawan-karyawan aku, aku tahu, ada yang aku tahu anaknya, ada yang aku tahu juga misalnya dia anaknya tiga. Kalian tahu, kan, cari kerja sekarang gampang? Nggak kan, susah, gitu,” imbuh Ashanty.

Dirinya juga mengaku sangat menyesal karena terpaksa mengambil keputusan ini, terutama karena dampaknya pada para pekerja yang selama ini sudah loyal kepadanya.

Wah, sayang banget ya, brand toko kue Lu'Miere yang jadi andalan Ashanty harus tutup toko karena masalah internal, padahal secara bisnis masih berjalan baik. Ini menjadi bukti bahwa kesamaan visi dan misi dalam bisnis adalah segalanya.