Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman : Kamis, 07 Agustus 2025 | 07:00 WIB

guideku.com - Di balik semua canda dan persona "Komandan Andre" yang selalu bikin kita ngakak, Andre Taulany ternyata menyimpan sebuah penderitaan yang mendalam. Keputusannya untuk mengakhiri rumah tangganya dengan Rien Wartia Trigina alias Erin kini disebut sudah final dan tidak bisa ditawar lagi.

Lewat pengacaranya, Fahmi Bachmid, terungkap bahwa bagi Andre, mempertahankan pernikahan ini bukan lagi pilihan. Itu hanya akan menciptakan "neraka" yang berkepanjangan.

Dalam sebuah pernyataan yang sangat gamblang, Fahmi Bachmid membongkar alasan di balik kegigihan kliennya untuk bercerai. Ini bukan soal emosi sesaat atau pertengkaran biasa. Ini adalah soal "penderitaan lahir batin" yang sudah berlangsung lama dan tak kunjung ada solusinya.

"Di saat seseorang sudah menyatakan tidak sanggup untuk berumah tangga, jangan dipaksakan untuk tetap bertahan. Karena itu adalah neraka nantinya, menjadikan penderitaan yang berkepanjangan buat mereka," ujar Fahmi Bachmid di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, bagi Andre, satu-satunya jalan keluar dari penderitaan ini ya hanya dengan perpisahan. "Tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah tersebut kecuali diakhiri," tegasnya.

Nah, di sinilah "kode keras"-nya muncul. Fahmi Bachmid tidak merinci apa masalah utama mereka, tapi ia menggunakan kata-kata yang sangat kuat dan penuh makna, yang mengisyaratkan adanya luka yang sangat dalam.

Menurutnya, fondasi sebuah pernikahan adalah rasa cinta dan saling menjaga. Tapi ketika fondasi itu sudah hancur, tidak ada lagi yang bisa dipertahankan.

"Manakala sudah merasa tersakiti, manakala sudah merasa terkhianati, tidak ada jalan keluar adalah diakhiri," pungkas Fahmi.

Kata "terkhianati" ini jelas memicu banyak spekulasi dan menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi Andre bukanlah masalah sepele.

Perjuangan Tiga Kali di Pengadilan

Kegigihan Andre untuk berpisah ini juga terlihat dari rekam jejaknya di pengadilan. Ternyata, ini adalah upaya ketiganya untuk bercerai dari Erin.

  • Upaya Pertama (April 2024): Permohonan cerai talaknya ditolak karena dianggap kurang bukti.
  • Upaya Kedua (Oktober 2024): Ia mengajukan banding, tapi lagi-lagi ditolak.
  • Upaya Ketiga (April 2025): Andre kembali mengajukan permohonan cerai talak, dan proses inilah yang sedang berjalan sekarang.

Perjuangan yang panjang dan berulang ini seolah menjadi bukti nyata dari "penderitaan" yang diungkap oleh pengacaranya.

Pelajaran dari Prahara 'Sultan Bintaro'

Fahmi Bachmid juga mengingatkan bahwa urusan rumah tangga itu sangat pribadi. Bukan kita, bukan tetangga, atau netizen sekalipun yang tahu apa yang sebenarnya mereka rasakan.

"Karena yang menjalani kehidupan [...] adalah mereka yang berumah tangga," tuturnya.

Kita doakan saja semoga Andre dan Erin bisa menemukan jalan terbaik untuk kebahagiaan mereka masing-masing.