Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman : Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:00 WIB

guideku.com - Di saat kita pikir drama persidangan Nikita Mirzani vs Reza Gladys udah mentok, ternyata ada babak baru yang levelnya udah perang tingkat dewa! Merasa dicurangi di ruang sidang, Nikita Mirzani nggak pake rem. Ia secara resmi melaporkan dugaan praktik kotor di balik kasusnya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)!

Ini bukan lagi sekadar gertak sambal. Ini adalah eskalasi perang total, di mana Nikmir mengklaim punya amunisi pamungkas: sebuah rekaman suara yang diduga berisi percakapan untuk mengatur vonisnya.

Aksi Pamer Laporan di Instagram

Kabar soal pelaporan ini pertama kali diledakkan sendiri oleh tim Nikita lewat akun Instagram-nya, @nikitamirzanimawardi_172. Nggak pake lama, mereka langsung memposting foto tanda terima laporan dari KPK, lengkap dengan caption yang super nyelekit.

"Sesuai permintaan nepos laporin saja ke @official.kpk. Kami sudah laporin, ya. Semoga @official.kpk segera menindaklanjuti kasus yang Kaka Niki laporkan," tulis akun tersebut.

Sebuah unggahan yang seolah-olah bilang, "Kalian nantangin? Nih, udah gue lakuin!"

Jadi, Apa Sih 'Amunisi' Barunya?

Inti dari laporan Nikita ke KPK ini adalah sebuah tuduhan yang sangat serius. Ia meyakini ada mafia peradilan yang sedang bermain untuk menjebloskannya ke penjara. Buktinya? Sebuah rekaman suara yang ia serahkan dalam bentuk flashdisk.

Rekaman ini diduga berisi percakapan yang mengindikasikan adanya upaya untuk "mengatur" atau "mengkondisikan" putusan hakim dalam kasus pemerasan yang sedang ia jalani.

Kenapa Sampai Harus ke KPK? 'Jalurnya Dibuntu' di Pengadilan

Langkah nekat ini, menurut kubu Nikita, adalah pilihan terakhir. Kenapa? Karena mereka merasa "jalurnya dibuntu" di pengadilan. Sebelumnya, Nikita sempat mencoba menyerahkan flashdisk berisi rekaman ini kepada majelis hakim di ruang sidang. Tapi, permintaannya untuk memutar dan menjadikan rekaman itu sebagai bukti dimentahkan oleh hakim.

Merasa tidak mendapat keadilan di Pengadilan Negeri, ia pun memilih untuk membawa "perang"-nya ke level yang lebih tinggi, yaitu ke lembaga anti-rasuah.

Respons 'Santuy' dari KPK

Menanggapi laporan yang super heboh ini, pihak KPK memberikan respons yang sangat "santuy" dan profesional. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, bilang kalau mereka terbuka untuk semua laporan dari masyarakat. Tapi, jangan berharap mereka bakal langsung gembar-gembor.

"Tentu nanti akan diterima dan ditindaklanjuti, akan dilakukan telaah dan verifikasi awal apakah laporan tersebut masuk dalam kriteria tindak pidana korupsi atau tidak," kata Budi.

KPK juga menegaskan kalau mereka tidak akan membeberkan detail laporan, termasuk isi rekaman, ke publik untuk menjaga kerahasiaan proses.

Mengingat Lagi Akar Dramanya

Biar nggak lupa, semua ini berawal dari laporan Reza Gladys yang merasa diperas oleh Nikita. Nikmir dan asistennya dituduh meminta uang Rp 5 miliar agar berhenti menjelek-jelekkan produk skincare Glafidsya. Nikita sendiri membantah dan menyebut uang itu adalah bagian dari kesepakatan kerja sama.

Kini, dengan bola panas yang dilempar ke KPK, drama ini jadi makin rumit. Apakah "amunisi" rekaman suara ini benar-benar bisa membongkar konspirasi besar? Atau ini cuma strategi Nikita untuk mengalihkan isu? Seluruh Indonesia menanti kelanjutannya.