Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P : Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:30 WIB

guideku.com - Kasus penipuan makin hari makin bikin ngeri, gengs. Kali ini yang kena bukan orang sembarangan, tapi ibunda dari kreator konten sekaligus selebriti Fadil Jaidi, yaitu Mama Ida. Ceritanya bikin miris banget karena melibatkan uang ratusan juta rupiah. Fadil sampai harus turun tangan buat cerita kronologinya di Instagram supaya orang lain bisa lebih waspada. Yuk, kita bahas dari awal biar jelas!

Awal Mula Penipuan

Semua berawal ketika Mama Ida tiba-tiba dihubungi seseorang lewat chat. Orang itu mengaku sebagai teman bisnis lama Mama Ida, sebut saja si A. Buat bikin ceritanya makin meyakinkan, pelaku juga pakai foto profil dan nama si A yang asli. Jadi wajar banget kalau Mama Ida percaya.

Si penipu ini lalu ngajak Mama Ida buat "lanjut bisnis bareng" lagi. Nggak sampai di situ, dia bilang nanti ada orang lain yang bakal hubungi Mama Ida untuk urus invoice dan segala macamnya. Dari sini, komunikasi terus berjalan dan mulai ada desakan biar Mama Ida segera transfer uang.

Menurut cerita Fadil, modus ini sebenarnya klasik banget: minta ditalangi dulu untuk kebutuhan bisnis. Si A (palsu) ini bilang udah setor uang, tapi masih ada kekurangan yang harus ditutup sementara. Karena Mama Ida memang terbiasa berbisnis dengan model serupa, pola ini jadi terlihat normal di matanya.

Akhirnya, Mama Ida pun percaya. Transfer pertama katanya bernilai dua digit juta rupiah. Nggak lama, datang lagi permintaan kedua dengan nominal lebih besar, sampai tiga digit. Sayangnya, setelah itu, si penipu langsung menghilang tanpa jejak.

Faktor Orang Tua yang Gampang Kena

Fadil dengan jujur bilang, mungkin salah satu penyebab kenapa ibunya gampang percaya adalah karena orang tua biasanya nggak terlalu melek teknologi. Mereka lebih mudah terjebak kalau ada yang pakai bahasa mendesak atau pura-pura akrab. Ditambah lagi, pelaku terlihat tahu detail cara bisnis Mama Ida, jadi semakin bikin yakin kalau itu memang beneran si A.

"Kalau kita yang muda-muda mungkin udah aware, tapi orang tua beda. Jadinya gampang dibohongin," kata Fadil.

Kerugian Ratusan Juta

Meski Fadil nggak menyebut angka persisnya, tapi jelas kalau kerugian yang dialami Mama Ida cukup besar, mencapai ratusan juta rupiah. Bayangin aja, uang sebanyak itu raib hanya karena kepercayaan yang salah tempat. Untungnya, Mama Ida langsung bikin laporan ke pihak bank dan polisi, walaupun kita tahu proses kayak gitu nggak selalu gampang.

Pesan Fadil buat Netizen

Dari kasus ini, Fadil nggak cuma curhat, tapi juga kasih peringatan penting buat semua orang. Intinya: jaga orang tua kita. Kalau ada nomor asing yang tiba-tiba nelpon atau chat, jangan langsung dipercaya. Selalu verifikasi dulu dengan anak atau keluarga lain.

"Buat teman-teman semua, tolong jagain orang tuanya. Kalau ada telepon nggak dikenal, harus hati-hati banget. Tanya dulu ke anaknya, jangan langsung percaya," tegas Fadil.

Fadil juga menekankan soal kesadaran digital. Di era sekarang, modus penipuan makin kreatif dan sering banget menargetkan orang-orang yang kurang paham teknologi. Jadi penting banget untuk saling mengingatkan, apalagi pada orang tua atau keluarga dekat.

Kisah Mama Ida ini jadi pelajaran berharga banget buat kita semua. Kadang penipu bisa bikin jebakan yang terlihat masuk akal, apalagi kalau mereka sampai nyontek gaya bisnis atau kehidupan korban. Yang bikin sedih, kerugian bukan cuma soal materi, tapi juga rasa percaya yang disalahgunakan.