Kamis, 02 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Rabu, 23 Juli 2025 | 10:44 WIB

guideku.com - Misteri tewasnya diplomat di Menteng, Jakarta benar-benar jadi trending topic yang bikin geger seantero negeri. Gimana nggak bikin geger? diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bernama Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) ini ditemukan tewas dengan banyak luka.

Yang lebih gilanya lagi kepala korban terbungkus lakban layaknya jenazah di film-film thriller.

Kasus yang benar-benar bikin geger ini sampai menyita banyak perhatian di dunia maya karena disinyalir merupakan tindak pembunuhan terencana. Saking banyaknya tanda tanya, Kompolnas sampai mendatangi rumah indekos korban yang jadi saksi bisu penemuan jenazan ADP.

Pihak Kompolnas Temukan Banyak Fakta Terbaru!

Kematian ADP yang bikin geger geden seantero negeri ini memasuki babak baru saat pihak Kompolnas tiba dan menyelidiki kasus ini. Penjaga kosan korban kemudian diminta memperagakan kronologi pendobrakan kamar kos yang menjadi tempat penemuan mayat korban.

“Terus kami minta untuk diperagakan posisi kuncinya, jadi ada dua kunci, kunci yang memang terpasang di pintunya, bisa dibuka dari luar maupun dari dalam, terus kunci yang memang ada di dalam yang bentuknya slot yang itu hanya bisa dibuka atau dikunci dari dalam,” ujar Komisioner Kompolnas, Choirul Anam.

Kematian korban yang nggak wajar ini emang jadi pembahasan dan misteri yang nggak bisa terpecahkan hingga hari ini. Bahkan, makin bikin pusing karena bukti-bukti yang ditemukan seakan-akan nggak memberikan kejelasan yang pasti.

Yang lebih anehnya lagi, saat dilakukan pemeriksaan, Kompolnas bilang para penghuni rumah indekos lainnya nggak menemukan ada kejanggalan semacam suara-suara aneh atau gerak-gerik misterius di kamar korban. Hal ini tentu menjadikan kasus ini makin sulit dipecahkan dan nggak menemukan titik terang yang valid.

Tapi, ada sedikit harapan nih mengenai pengungkapan kasus tewasnya diplomat tersebut. Pihak kompolnas bilang sudah mengantongi aktivitas korban selama beberapa hari terakhir sebelum ditemukan tewas. Nggak hanya itu, kompolnas juga sudah mengantongi kegiatan apa saja yang dilakukan korban sebelumnya.

“Yang kami dapatkan (dari keluarga) adalah struktur cerita, tidak hanya pas hari-H, tapi sebelum hari-H Itu yang baru. Termasuk barang yang tidak hanya pas hari-H, setelah hari-H juga kami dapat,” imbuh Choirul Anam.

Kasus kematian diplomat Kemlu ini emang menyisahkan banyak misteri dan dirasa kematiannya yang nggak wajar bakal menyeret nama-nama lainnya. Tapi, saat ini belum ada titik terang karena masih menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit.