guideku.com - Belakangan ini, media sosial rame banget ngebahas dua kata yang kelihatannya simpel tapi ternyata punya makna yang dalem banget: perintis dan pewaris.
Semua bermula dari pernyataan Ryu Kintaro, YouTuber cilik asal Jakarta yang viral karena kontennya yang kreatif dan gaya hidupnya yang serba sultan.
Nah, anak berusia 9 tahun ini nggak cuma jago bikin konten dan punya lebih dari 1,1 juta subscriber, tapi juga sudah mulai nyemplung ke dunia bisnis lewat produk jamu kekinian bernama Tjap Nyonya Kaya. Gokil sih, buat anak seusia dia.
Tapi yang bikin ramai dan jadi perdebatan warganet adalah salah satu cuplikan videonya yang bilang:
"Yang paling seru itu justru hidup sebagai perintis. Nggak ada yang nunjukin arah, nggak ada yang ngejamin hasil. Justru itu letak asiknya."
Pernyataan ini langsung jadi viral dan memancing komentar pedas dari netizen. Banyak yang merasa, "Loh, kok kamu bilang perintis, padahal hidupmu dari kecil aja udah full fasilitas?" Warganet pun langsung menilai kalau Ryu lebih cocok disebut sebagai pewaris, bukan perintis.
Apa sih arti perintis dan pewaris?
Supaya nggak salah kaprah, yuk kita bahas dulu makna dua kata ini.
Perintis adalah seseorang yang memulai sesuatu dari nol. Bisa dibilang, mereka ini pelopor atau pionir dalam suatu bidang. Biasanya, seorang perintis melakukan inovasi, bikin gebrakan, dan tentunya mengambil banyak risiko tanpa jaminan keberhasilan. Misalnya, pengusaha yang merintis startup dari kamar kos tanpa modal gede.
Kata perintis termasuk dalam kategori nomina alias kata benda, dan sering dipakai dalam konteks usaha pertama, langkah awal, atau pembuka jalan.
Sedangkan pewaris, secara sederhana adalah orang yang menerima hasil kerja keras generasi sebelumnya. Biasanya nggak memulai dari nol, tapi tinggal meneruskan dan menjaga yang sudah ada. Nggak berarti jelek, tapi jelas beda dari perintis yang harus susah payah bangun semuanya dari awal.
Dalam beberapa konteks, pewaris itu bisa sangat beruntung karena udah punya "pondasi" dari orang tua atau leluhurnya. Tapi tantangannya adalah mempertahankan dan mengembangkan, bukan membangun dari nol.
Balik lagi ke Ryu Kintaro...
Banyak yang bilang, Ryu bukan murni perintis karena lahir di keluarga yang udah mapan dan punya akses ke banyak hal yang nggak bisa dimiliki semua anak. Netizen merasa, perjalanan bisnis dan konten Ryu nggak lepas dari privilege yang ia punya sejak kecil.
Walau begitu, nggak sedikit juga yang membela Ryu. Mereka menilai, meski punya modal besar, anak ini tetap punya niat dan usaha buat berkarya sendiri, mulai dari bikin video sampai ngelola bisnis. Jadi, tetap ada sisi perintis-nya juga, meskipun bukan dari titik nol banget.
Jadi, perintis vs pewaris itu soal apa?
Intinya, perintis itu soal memulai dari awal, menembus ketidakpastian, dan bikin sesuatu yang belum ada. Sedangkan pewaris adalah mereka yang nerusin apa yang udah ada, dengan tantangan menjaga dan memperluasnya.
Dua-duanya punya nilai masing-masing, dan nggak ada yang lebih baik secara mutlak. Yang penting adalah kesadaran posisi dan kontribusinya.
Kalau kamu sendiri, lebih relate jadi perintis atau pewaris? Apapun posisinya, yang penting tetap punya semangat berkarya dan berkontribusi. Nggak masalah lahir dari privilege, asal kamu sadar, bersyukur, dan tahu cara bertanggung jawab atas semua kesempatan yang udah kamu punya.
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya