Sabtu, 18 Juli 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:00 WIB

guideku.com - Drama bendera bajak laut One Piece yang lagi viral itu akhirnya sampai di puncaknya. Kali ini, yang "turun gunung" bukan lagi mahasiswa atau sopir truk, tapi ustadz idola Gen Z, Felix Siauw! Dan aksinya ini bukan kaleng-kaleng.

Di Lapangan Sempur, Bogor, Ustad Felix dengan santainya mengibarkan bendera Jolly Roger. Tentu saja, aparat langsung datang dan memintanya untuk menurunkan bendera "terlarang" itu. Tapi, bukannya nurut, Ustad Felix justru "menyekakmat" balik para petugas dengan sebuah pidato dadakan yang super cerdas dan menohok.

Momen Saat Aparat Kena 'Skakmat' Santai

Dalam video yang viral, terlihat jelas seorang petugas menghampiri Ustad Felix dan memintanya menurunkan bendera. “Ini yang benernya, tolong turunin,” ujar si petugas.

Tapi, Ustad Felix justru menanggapinya dengan super tenang. Ia tidak melawan dengan otot, tapi dengan pertanyaan yang bikin si petugas auto mati kutu.

“Aku ngerti, Pak. Makanya aku ke sini mau nanya, yang nggak ngebolehin siapa?. Aku mau nanya nih, semua di sini keberatan nggak aku bawa bendera One Piece?,” tanya Felix Siauw ke kerumunan massa, yang sontak dijawab "Tidak!".

Bongkar Makna di Balik Pidato Dadakan

Nah, di sinilah Ustad Felix menunjukkan "kelas"-nya. Ia nggak berhenti di situ. Ia justru memberikan "ceramah" dadakan yang menjelaskan kenapa bendera kartun ini bisa jadi begitu penting.

"Temen-temen sekalian, dari seminggu yang lalu sebenarnya saya agak kesal. Karena bendera kayak gini aja dipermasalahkan, kayak nggak ada masalah lain di Indonesia," sentilnya.

Ia kemudian menghubungkan fenomena ini dengan esensi cerita One Piece itu sendiri.

"Karena di One Piece, kita diajarkan bahwa masalah yang dipermasalahkan oleh penguasa kadang bukan masalah rakyat. Dan yang seharusnya diperjuangkan sering kali malah dilupakan," tegasnya.

Dan inilah kalimat pamungkasnya yang seolah menjadi suara bagi semua pengibar bendera ini.

"Yang ngibarin bendera ini setidaknya punya satu value yang sama yaitu mereka tidak mau ketidakadilan dan mereka ga mau semena-mena,” ujar Felix Siauw.

Boom! Sebuah pidato yang langsung mengubah bendera meme menjadi simbol perjuangan yang sah dan punya dasar filosofis.

Kenapa Aksi Ustad Felix Ini Jadi 'PR' Besar Buat Pemerintah?

Gengs, aksi Ustad Felix ini jadi super penting karena beberapa hal:

Dia Memberi "Legitimasi" Intelektual: Kalau sebelumnya aksi ini dianggap cuma iseng-iseng atau kenakalan, Ustad Felix datang dan memberikan kerangka berpikir yang kuat. Ia "menerjemahkan" bahasa meme anak muda menjadi bahasa kritik sosial yang bisa dipahami semua orang.

Membongkar Respons Represif Aparat: Aksi ini menelanjangi betapa reaktif dan kadang, "gagal paham"-nya aparat dalam merespons bentuk-bentuk protes baru. Di saat mereka sibuk mengurus bendera kartun, Ustad Felix mengingatkan bahwa ada masalah yang lebih besar yang seharusnya diurus.

Menunjukkan Kekuatan Solidaritas: Dengan bertanya langsung ke massa, Ustad Felix menunjukkan bahwa fenomena ini bukanlah gerakan tunggal, tapi sebuah sentimen kolektif yang dirasakan banyak orang.

Kasus ini bukan lagi sekadar soal bendera atau anime. Ini adalah cermin dari bagaimana generasi baru mencari cara-cara kreatif untuk menyuarakan keresahan mereka. Dan Ustad Felix Siauw, dengan gayanya yang khas, baru saja memberikan "khutbah" paling keren tentang kebebasan berekspresi di tengah lapangan.