guideku.com - Kalau biasanya drama politik Korea cuma kita tonton di K-drama, kali ini ceritanya nyata, panas, dan benar-benar bikin heboh negeri Ginseng. Mantan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, resmi ditahan polisi. Tuduhannya? Banyak banget, mulai dari manipulasi saham, suap tas mewah, sampai ikut cawe-cawe di politik.
Yang bikin tambah gila, suaminya, mantan Presiden Yoon Suk Yeol, sudah duluan meringkuk di penjara setelah dimakzulkan. Jadi, untuk pertama kalinya dalam sejarah Korea Selatan, mantan presiden dan mantan ibu negara sama-sama "ngontrak kamar" di balik jeruji besi.
Dari "First Lady Stylish" Jadi Tersangka Kelas Kakap
Kim Keon Hee, 52 tahun, awalnya dikenal sebagai ibu negara nyentrik. Beda dari pendahulunya yang kebanyakan akademisi atau aktivis, Kim adalah pengusaha seni lewat perusahaannya, Covana Contents. Gaya busananya selalu jadi sorotan, dan aktivitasnya kadang bikin orang geleng-geleng, kayak agenda solo di KTT NATO 2022 yang nggak tercatat protokol resmi.
Tapi, bayangan "ibu negara glamor" berubah jadi kontroversi sejak kampanye presiden 2021, saat muncul tuduhan ia memalsukan riwayat hidup di lamaran kerja dan universitas. Kim sampai minta maaf, janji mau fokus jadi pendamping presiden. Nyatanya? Justru sederet skandal baru bermunculan.
Tuduhan yang Menjerat
Jaksa menyebut Kim ikut dalam skema manipulasi saham Deutsch Motors yang menghasilkan lebih dari 800 juta won (sekitar Rp9,3 miliar). Selain itu, ia diduga menerima dua tas Chanel, kalung berlian, bahkan tas Dior dari berbagai pihak, termasuk pejabat Gereja Unifikasi yang kontroversial.
Bukan cuma itu, Kim juga dituduh:
- Ikut mengatur nominasi calon legislatif di Pemilu 2022 dan 2024.
- Campur tangan dalam proyek tol dan kawasan bisnis di Yangpyeong.
- Tidak melaporkan barang mewah yang diterima sebagaimana diwajibkan UU Anti-Korupsi.
Total ada 16 tuduhan terpisah yang sedang diselidiki tim jaksa khusus.
Kronologi Penangkapan yang Bikin Heboh
Kasus ini sebenarnya sudah lama bergulir, tapi dulu selalu mentok karena Yoon masih berkuasa dan memveto RUU penyelidikan. Semua berubah setelah Lee Jae Myung jadi presiden pada Juni 2025. Ia langsung mengesahkan undang-undang penyelidikan independen.
Pekan lalu, Kim dipanggil untuk diperiksa selama 11 jam. Setelah itu, jaksa mengajukan permintaan penahanan. Pada Selasa (12/8/2025), Kim datang ke pengadilan dengan setelan hitam, tampak serius, dan nggak menjawab pertanyaan wartawan. Hakim akhirnya mengeluarkan surat perintah penahanan, dengan alasan takut ia menghilangkan bukti.
Skandal yang Terus Menghantui
Bahkan sebelum Yoon jadi presiden, isu soal Kim sudah bikin panas politik. Mulai dari video menerima tas Dior di kantornya, sampai rekaman obrolan di mana ia menyebut suaminya "bodoh" dan nggak bisa bekerja tanpa dirinya.
Banyak warga bahkan menjulukinya "V.I.P No. 1" sementara Yoon hanya "V.I.P No. 2". Julukan ini melekat karena diyakini ia punya pengaruh besar di balik kebijakan negara.
Dalam sidang empat jam, Kim membantah semua tuduhan. Ia bilang, "Saya dengan tulus minta maaf karena sudah menimbulkan masalah, meskipun saya bukan orang penting."
Tapi publik jelas nggak sepenuhnya percaya, apalagi kasusnya nyaris merangkum semua jenis skandal: politik, bisnis, sampai gaya hidup mewah.
Kini, Korea Selatan bukan cuma mencatat sejarah presiden dan ibu negara sama-sama di penjara, tapi juga memperlihatkan bagaimana drama politik mereka bisa lebih seru dari serial TV.
Tag
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya