Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman : Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:30 WIB

guideku.com - Jalanan Jakarta Barat yang udah ruwet ini ternyata punya drama baru yang levelnya di luar nalar. Bukan soal macet atau pengendara arogan, tapi soal seorang aktor dadakan.

Seorang pria lansia berinisial A (65) menjadikan ruas jalan di Tambora, Jakarta Barat, sebagai panggung sandiwaranya, melancarkan modus licik pura-pura tertabrak mobil demi memeras para pengendara.

Tapi, seperti kata pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Aksi teatrikal sang kakek akhirnya tamat setelah diringkus polisi.

Modus Sederhana, Hasilnya Lumayan

Di hadapan penyidik, Kakek A tanpa ragu membongkar semua "rahasia dapur"-nya. Modusnya ternyata super simpel tapi sangat efektif.

Dia akan mengincar mobil yang melintas di kawasan Jembatan 2. Saat ada kesempatan, ia akan sengaja menabrakkan dirinya ke mobil tersebut.

Lalu, dengan "akting" kesakitan dan wajah super memelas, ia akan meminta uang ganti rugi untuk biaya pengobatan.

"Kemudian, pelaku ini meminta tebusan atau biaya pengobatan kepada pengendara tersebut," ujar Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, Kamis (14/8/2025).

Dan hasilnya? Jangan salah, Gengs. Dari "profesi" barunya ini, Kakek A bisa mengantongi duit yang lumayan. Dalam seminggu, ia bisa meraup hingga Rp600 ribu!

Di Balik Aksi Kriminal: Kisah Pilu Sang Kakek

Kalau kamu pikir Kakek A ini penjahat tulen, ternyata ada sisi pilu di baliknya. Menurut pengakuannya, uang hasil "akting"-nya itu murni dipakai buat menyambung hidup.

"Uangnya dipakai buat beli makan, buat kebutuhan sehari-hari yang bersangkutan. Pelaku tinggal sendiri, dia tinggal di kolong dan tidak punya pekerjaan juga," ungkap Sudrajat.

Sebuah potret kelam dari realita kehidupan di ibu kota, di mana keputusasaan bisa mendorong seseorang untuk melakukan apa saja demi bisa makan.

Saat 'Aktor' Ketemu 'Sutradara' Dadakan: Detik-detik Aksinya Terbongkar

Selama dua bulan beraksi, Kakek A mengaku sudah empat kali berhasil "mengelabui" korbannya. Tapi, petualangannya akhirnya berhenti saat ia bertemu dengan calon korban yang lebih cerdik.

Belum lama ini, saat Kakek A mulai melancarkan aksi teatrikalnya, si calon korban ternyata sedang merekam video dengan ponselnya. Sadar sedang "syuting", korban langsung berteriak kalau semua aksi sang kakek terekam kamera.

Mendengar itu, Kakek A yang mungkin nggak siap kalau aktingnya bakal "go public", langsung panik. Aktor yang tadinya kesakitan itu langsung "sembuh" seketika dan kabur melarikan diri. Video inilah yang diduga viral dan akhirnya membawa polisi untuk meringkusnya.

Pelajaran dari Panggung Sandiwara Tambora

Gengs, kisah Kakek A ini jadi pelajaran super penting buat kita semua sebagai pengendara.

  • Tetap Waspada: Di jalanan, modus kejahatan itu ada-ada aja bentuknya.
  • Jangan Panik: Kalau kamu mengalami hal serupa, usahakan tetap tenang. Jangan langsung kasih uang.
  • Keluarkan Senjata Pamungkasmu: Di era sekarang, "senjata" terbaik kita adalah kamera ponsel.
  • Seperti yang dilakukan si korban cerdik, langsung rekam kejadiannya. Sering kali, para pelaku ini bakal langsung ciut nyalinya kalau tahu aksi mereka direkam.

Jadi, lain kali kamu di jalan, tetap waspada ya, Gengs. Siapa tahu ada "aktor" dadakan yang lagi cari panggung dan tentu saja, cari "produser" buat membiayai hidupnya.