guideku.com - Ada sebuah pemandangan dari Senayan yang dijamin bakal bikin kita semua auto elus dada sambil istighfar. Di saat kita lagi pusing mikirin biaya hidup yang makin gila, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI justru tertangkap kamera lagi asyik berjoget ria di tengah Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI!
Momen pesta di tengah penderitaan rakyat ini sontak viral dan bikin netizen ngamuk berjamaah. Tapi di tengah semua itu, ada satu hal unik yang justru jadi sorotan utama: ekspresi "kecut" Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
'Pesta' di Ruang Sidang, Wajah Gibran 'Asam'
Dalam video yang viral, terlihat jelas para anggota dewan, yang sebagian besar usianya sudah tidak muda lagi, dengan santainya bergoyang mengikuti alunan musik. Tapi di saat yang bersamaan, kamera menyorot ke arah Gibran.
Dan ekspresinya? Jauh dari kata senang. Putra mantan Presiden Jokowi ini justru terlihat memasang wajah datar, kecut, dan seolah nggak percaya dengan apa yang ia lihat. Ekspresi "males banget"-nya ini seolah-olah mewakili perasaan kita semua sebagai rakyat.
Amukan Netizen Meledak
Pemandangan kontras antara DPR yang asyik joget dan Gibran yang pasang muka masam ini jelas langsung jadi "bensin" yang menyulut api kemarahan netizen. Kolom komentar pun penuh dengan sindiran-sindiran super pedas.
"Denger lagu otomatis tubuh bergerak, Denger rakyat susah otomatis tutup telinga dan pura pura gak terjadi apa apa,” tulis akun @gan_gandara.
“wkwkw sumpah pada gajelas semua pejabat indo ini, kalau ngasih statement yg make sense dikit kenapa? atau karena udah blunder jadi gatau mau jawab apa kan?,” ujar akun @farissaksa.
"Lebih dewasa mas gibran dari pada akik akik rambut putih beban negara itu.” tulis akun @ibn_salik9.
“@gibran_rakabuming gerak mas gerak ayo mas gerak rakyat menjerit ini mas. Ayo mas gerak,” tulis akun @ddfrdn.
Pembelaan Wakil Ketua DPR
Nggak mau jadi bulan-bulanan terus, Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mencoba memberikan klarifikasi. Menurutnya, aksi joget itu dilakukan setelah semua rangkaian acara inti sidang selesai.
"Dan goyangnya juga tidak kemana-mana, hanya berdiri di kursinya masing-masing saja. Jadi yang penting kalau hemat saya, jangan terlalu disalahartikan," ujar Adies Kadir.
Meskipun pembelaannya logis, tapi masalah utamanya bukan soal "kapan" mereka joget. Ini soal kepekaan dan empati.
Di saat negara lagi nggak baik-baik saja, di saat rakyatnya lagi berjuang setengah mati, apakah pantas para "wakil rakyat" ini justru asyik "berpesta" di dalam gedung yang seharusnya jadi tempat memperjuangkan nasib kita?
Ekspresi "kecut" Gibran, entah itu disengaja atau tidak, seolah menjadi jawaban atas pertanyaan itu. Sebuah penolakan diam-diam terhadap sebuah perayaan yang terasa sangat tidak pada tempatnya.
Gimana menurutmu? Apakah aksi para anggota DPR ini wajar, atau ini bukti nyata kalau mereka sudah "putus koneksi" dengan penderitaan rakyatnya sendiri?
Terkini
- Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
- Saat Merek Lain Perang Harga, VinFast Justru Punya Jurus Beda Buat Rebut Hati Orang Indonesia
- Agroforestri, Tenun, sampai Rumput Laut: Cara Komunitas di Desa Bangun Ekonomi Hijau
- Bukan Cuma Angka: Ini Cerita Nyata Pengguna BSya yang Penuh Berkah
- Nabung Haji Sampai Investasi Emas, Semua Bisa dari Satu Aplikasi Super BSya