Rabu, 05 Agustus 2026
Reza Sulaiman | Zahir : Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:00 WIB

guideku.com - Gengs, di tengah kemeriahan perayaan HUT RI ke-80, ada satu "hadiah" kemerdekaan yang sontak bikin jagat maya auto heboh. Bukan diskon belanjaan atau promo makanan, tapi "diskon" masa tahanan untuk salah satu terpidana paling terkenal di Indonesia: Putri Candrawathi.

Istri dari Ferdy Sambo ini dikabarkan mendapatkan remisi atau pemotongan masa hukuman selama 9 bulan! Tapi yang bikin berita ini jadi makin geger dan penuh perdebatan adalah alasan di baliknya. Ternyata, salah satu "jasa" yang membuatnya dapat diskon ini adalah karena ia aktif donor darah di penjara.

Bongkar 'Diskon' 9 Bulan yang Bikin Kaget

Remisi 9 bulan ini jelas bukan angka yang kecil. Ini adalah tambahan "diskon" yang signifikan dari total hukuman 10 tahun penjara yang harus ia jalani. Kepala Lapas Kelas 2 A Tangerang, Triana Agustin, mengonfirmasi bahwa remisi ini adalah gabungan dari beberapa jenis.

Putri Candrawathi mendapatkan Remisi Umum (RU) sebanyak 4 bulan, ditambah dengan remisi-remisi lain termasuk remisi tambahan karena aktif dalam kegiatan sosial di dalam lapas.

Nah, ini dia bagian yang paling bikin netizen auto garuk-garuk kepala. Menurut Kepala Lapas, salah satu alasan utama Putri Candrawathi dapat remisi tambahan adalah karena ia rajin dan aktif ikut kegiatan donor darah.

“Bu Putri aktif donor darah, jadi ada remisi tambahan selain RU dan Remisi Dasawarsa. Saya lihat datanya tahun 2024 juga dapat remisi donor darah,” ujar Triana Agustin.

Sebuah alasan yang, secara aturan, mungkin sah-sah saja. Tapi di mata publik, ini terasa sangat kontras dan ironis.

Flashback Dulu: Mengingat Lagi Kasus yang Menjeratnya

Biar nggak lupa, Gengs, kita perlu ingat lagi kenapa Putri Candrawathi bisa sampai ada di balik jeruji besi. Ia bukanlah narapidana kasus biasa. Ia divonis bersalah karena terlibat dalam skenario pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kasus yang mengguncang seluruh Indonesia ini menyeret namanya sebagai salah satu "otak" bersama suaminya, Ferdy Sambo, dan beberapa oknum polisi lainnya. Sebuah kejahatan yang sangat keji dan terencana.

Jadi, Adil Gak Sih?

Kabar remisi ini sontak memicu perdebatan sengit di media sosial. Di satu sisi, memberikan remisi adalah hak bagi setiap narapidana yang berkelakuan baik dan memenuhi syarat, sesuai dengan aturan yang berlaku. Aktif dalam kegiatan sosial seperti donor darah adalah salah satu bentuknya.

Di sisi lain, publik mempertanyakan rasa keadilan. Apakah perbuatan baik seperti donor darah sudah cukup "setimpal" untuk memberikan "diskon" hukuman bagi seseorang yang terlibat dalam menghilangkan nyawa orang lain secara terencana?

Pertanyaan ini jelas nggak punya jawaban yang gampang. Ini adalah benturan antara aturan hukum formal dengan rasa keadilan yang hidup di masyarakat.

Jadi, gimana menurutmu? Apakah remisi untuk Putri Candrawathi ini sudah tepat sasaran, atau justru mencederai rasa keadilan bagi keluarga korban?