guideku.com - Bayangin deh, kamu lagi road trip seru di luar negeri bareng pasangan, nikmatin pemandangan, tiba-tiba dari belakang ada suara sirene polisi yang makin kenceng dan nyuruh kamu menepi.
Panik, kan? Nah, inilah drama nyata yang baru aja dialami Chacha Frederica dan suaminya, Dico Ganindito, saat liburan di Australia.
Tapi ini bukan soal ngebut biasa. Mereka dihentikan polisi bukan karena pelanggaran lalu lintas, tapi karena sebuah dugaan yang jauh lebih gila: mobil yang mereka kendarai adalah mobil curian!
Momen Deg-degan: 'Kita Diberhentiin Sama Polisi!'
Semua drama ini dibagikan langsung oleh Chacha lewat serangkaian video di Instagram-nya. Awalnya, Chacha yang lagi merekam suasana di dalam mobil, menangkap momen sebuah mobil polisi yang ngikutin mereka dari belakang. Suasana langsung berubah jadi tegang.
"Guys, mau tahu nggak, kita lagi diberhentiin sama polisi," ujar Chacha di videonya, mencoba tetap tenang sambil mendokumentasikan momen yang bikin deg-degan itu.
Pikiran pertama yang terlintas di benak mereka adalah soal tilang. "Subhanallah, beneran loh, kita diberhentiin polisi. Kamu kecepatan berapa? Jangan sampai ditilang," kata Chacha ke suaminya yang lagi nyetir. Tapi, kenyataan yang mereka hadapi ternyata lebih rumit dari sekadar surat cinta dari polisi.
Plot Twist: Mobil Rental Ternyata Dilaporkan Hilang Sejak Tahun Lalu!
Setelah menepikan mobil, Dico Ganindito turun buat ngobrol langsung sama petugas kepolisian. Dan obrolan singkat itu langsung bikin mereka syok. Polisi menjelaskan kalau mereka dihentikan bukan karena ngebut, tapi karena sistem mendeteksi mobil yang mereka pakai sebagai kendaraan yang dilaporkan hilang sejak Oktober tahun lalu!
"Kita diberhentiin sama polisi karena mobil kita ini di-report-nya itu dicuri. Jadi mobil kita ini mobil curian bulan Oktober," jelas Chacha di video lanjutannya, masih dengan nada nggak percaya.
Jelas aja Chacha dan Dico langsung klarifikasi kalau mereka sama sekali nggak terlibat. "Ada laporan mereka bilang yang pasti ini enggak dicuri sama kita karena bulan Oktober. Jadi jelas sebelum kita datang ke Australia," kata Chacha, menirukan penjelasan polisi yang juga paham kalau mereka cuma penyewa.
Prosedur Lengkap: Sampai Harus Tes Alkohol di Pinggir Jalan
Sebagai bagian dari prosedur standar, polisi Australia nggak cuma ngecek dokumen. Dico pun harus menjalani tes napas (breathalyzer test) di tempat untuk memastikan dia nggak nyetir di bawah pengaruh alkohol.
Momen ini pun tak luput dari keisengan Chacha. "Gimana Pak rasanya habis diberhentiin polisi, Pak? Kamu dicek tadi lidahnya ya? Sama disuruh ngisap apa sih?" tanyanya saat Dico kembali ke mobil.
"Itu (untuk mengecek) alkohol apa enggak. Kan enggak boleh nyetir sambil minum alkohol kan ya," jawab Dico dengan tenang.
Ending yang Lega dan Jadi Kenangan Unik
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, polisi akhirnya yakin kalau Chacha dan Dico cuma korban dari situasi rumit antara perusahaan rental dan laporan kehilangan mobil di masa lalu. Mereka pun diizinkan melanjutkan perjalanan.
"Alhamdulillah, everything is good," ucap Chacha penuh syukur.
Ironisnya, kejadian ini terjadi pas mereka lagi buru-buru mau balikin mobil rental itu. "Orang buru-buru mau balikin mobil," kata Dico. Chacha pun menimpali sambil tertawa, "Ternyata mobilnya mobil curian. Gimana rasanya, Pak?"
Buat Dico, pengalaman ini ditanggapi dengan sangat santai. "Ya enggak apa-apa, santai aja. Aku pikir speeding aja tadi di atas speed limit," ucapnya.
Pada akhirnya, drama yang menegangkan ini berubah jadi kenangan liburan yang unik dan nggak akan terlupakan. Sebuah pelajaran bahwa saat traveling, kejutan bisa datang dari arah mana saja!