guideku.com - Dunia hiburan Indonesia lagi-lagi diselimuti duka yang mendalam. Salah satu sumber tawa paling tulus yang pernah kita punya, komedian Mpok Alpa, telah berpulang untuk selamanya. Di balik semua canda dan persona cerianya, ternyata tersimpan sebuah perjuangan sunyi melawan penyakit kanker yang ia minta untuk dirahasiakan sampai akhir.
Dan di detik-detik terakhir hidupnya, ia menunjukkan sebuah ketegaran yang luar biasa, memilih pergi dengan tenang di dalam pelukan suaminya, Aji Darmaji.
Detik-detik Terakhir yang Mengharukan: 'Pah, Copotin Ya, Mama Gak Kuat'
Aji Darmaji, dengan mata berkaca-kaca, menceritakan momen-momen terakhirnya bersama sang istri. Sebelum menghembuskan napas terakhir, kondisi Mpok Alpa menurun drastis. Ia merasa sangat sesak. Di tengah perjuangannya itu, ia sempat berkomunikasi dengan suaminya, meminta agar alat bantu pernapasannya dilepaskan.
"Bilang, 'Pah, ini copotin ya, Mama enggak kuat, napas sudah di sini'," tutur Aji menirukan ucapan terakhir istrinya, Sabtu (16/8/2025).
Aji dengan setia mendampinginya. Ia memeluk erat sang istri dan membisikkan kalimat tauhid di telinganya.
"Peluk, 'Ikutin ya'. Sampai Laa ilaaha illallah, cuma sampai 'Allah'," kenang Aji dengan suara bergetar.
Setelah mengucapkan lafaz Allah, Mpok Alpa pun pergi untuk selamanya di dalam pelukan suaminya. "Merem, sudah habis," lanjutnya.
Amanah di Balik Tawa: Perjuangan Melawan Kanker Stadium 4
Kepergian Mpok Alpa pada Jumat (15/8/2025) ini sontak membuka sebuah rahasia besar yang selama ini dijaga rapat-rapat oleh para sahabatnya. Ternyata, di balik tawanya yang renyah, Mpok Alpa sedang berjuang melawan kanker payudara stadium 4.
Ia secara pribadi meminta agar penyakitnya ini tidak diumbar ke publik. Dan para sahabatnya, seperti Dewi Perssik, Nassar, Irfan Hakim, hingga Raffi Ahmad, dengan setia memegang amanah itu.
"Waktu itu beliau curhat juga sama saya. Beliau sakit katanya kanker payudara, sudah stadium 4," ungkap Dewi Perssik.
"Kita nggak pernah lihat Mpok Alpa sakit, selalu happy, selalu mengisi acara dengan meriahnya gitu," kenang Nassar, menunjukkan betapa profesionalnya Mpok Alpa.
Perjuangan 2 Tahun Bolak-balik Malaysia
Irfan Hakim, sahabat yang setiap hari bekerja bersamanya, memberikan gambaran yang lebih detail. Sambil menahan tangis, Irfan menjelaskan kalau Mpok Alpa sudah berjuang selama lebih dari dua tahun, bahkan sampai harus bolak-balik ke Malaysia untuk berobat. Perjuangannya makin berat saat ia hamil.
"Pengobatan sudah dilakukan sejak dia hamil, tapi tidak bisa terlalu keras," jelas Irfan. "Ketika sudah melahirkan, pengobatan dilanjutkan. Memang Mpok Alpa menginginkan ini tidak diberitahukan ke banyak orang," ucapnya.
Selamat jalan, Mpok Alpa. Tawamu mungkin sudah tiada, tapi kisah tentang kekuatan dan ketulusanmu akan selalu jadi inspirasi.
Tag
Terkini
- Tenteng Barang Ratusan Juta, Gaya 'Sweet Seventeen' Putri AHY Ini Bikin Netizen Auto Iri
- Kangkung Pinkan Mambo Dihargai Rp 150 Ribu, Rasanya 'Kayak Masakan Mama di Rumah Aja'
- Lisa Mariana Ngaku Terima Duit dari Ridwan Kamil Sejak 2021, KPK Selidiki Aliran Dana Korupsi BJB
- Duit Rp 1 Miliar vs Panggilan Haji, Paramitha Rusady Diuji Iman Tingkat Dewa Sesaat Sebelum Berangkat
- Drama Royalti Musik: Ariel Ngadu ke DPR, Dhani Balas Nyinyir di Instagram