Rabu, 01 Juli 2026
Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P : Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:15 WIB

guideku.com - Belakangan ini dunia musik Indonesia lagi heboh banget gara-gara penyanyi senior Ari Lasso curhat soal royalti yang diterimanya dari Wahana Musik Indonesia (WAMI). Lewat media sosial, Ari mengunggah tangkapan layar email pembayaran royalti dengan angka yang bikin banyak orang kaget: cuma ratusan ribu rupiah. Dari situ, muncul tagar #AuditWAMI yang makin rame dibicarain netizen.

Tapi, apa bener segitu doang royalti yang diterima Ari Lasso? Dan gimana tanggapan WAMI soal desakan audit terbuka ini? Yuk, kita bedah bareng-bareng.

Kronologi: Royalti Ari Lasso yang Bikin Heboh

Awalnya, Ari Lasso nunjukin laporan royalti dari WAMI yang katanya cuma Rp765 ribu. Bukan cuma nominalnya yang bikin heboh, tapi juga ada nama rekening orang lain di dokumen itu. Nggak lama, Ari posting lagi, kali ini nominal yang muncul justru makin kecil: Rp497 ribu.

Sebagai musisi besar dengan karya segudang, wajar aja Ari kaget dan ngerasa aneh. Dari situ, dia menyuarakan perlunya audit terbuka terhadap WAMI biar jelas rumus perhitungan royalti sebenarnya kayak apa.

Ari juga menegaskan, ini bukan soal sentimen pribadi, tapi demi transparansi buat semua musisi. "Kami musisi menanti undangan anda untuk bertemu terbuka setelah WAMI dengan ikhlas diaudit. Bila benar, kenapa harus gentar?" tulisnya di Instagram.

Klarifikasi dari WAMI

Nggak mau rumor makin liar, pihak WAMI akhirnya buka suara. Presiden Direktur WAMI, Adi Adrian, menegaskan kalau angka ratusan ribu yang viral itu bukan total royalti Ari Lasso.

Menurut Adi, ada kesalahan teknis di email laporan, alias salah kirim lampiran, tapi bukan salah transfer uang. Faktanya, kata Adi, dari Januari sampai Juli 2025, Ari sudah menerima royalti puluhan juta rupiah lewat beberapa kali transfer. Sementara angka Rp497 ribu yang terakhir itu hanyalah tambahan distribusi susulan, bukan total keseluruhan.

"Jadi ada empat kali transfer sepanjang tahun ini, dan jumlahnya puluhan juta rupiah. Bukan hanya ratusan ribu," jelas Adi di konferensi pers di Jakarta (19/8/2025).

Soal Audit, WAMI Santai Aja

Nah, gimana dengan desakan audit? Menariknya, WAMI nggak menolak. Adi bilang, audit buat mereka bukan hal asing. Bahkan sejak 2022 sampai 2024, WAMI udah rutin diaudit oleh Forvis Mazars, salah satu Kantor Akuntan Publik (KAP) besar di Indonesia.

Hasil auditnya pun selalu WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), yang artinya laporan keuangan mereka dinyatakan sehat dan sesuai aturan. "Transparansi itu utama buat kami. Jadi kalau ada yang bilang 'wah diaudit lagi', ya nggak masalah, asal sesuai aturan main," ujar Adi.

Esensi Masalah: Rumus Royalti yang Masih Misterius

Meski WAMI udah kasih klarifikasi, banyak musisi dan netizen merasa inti masalahnya belum terjawab. Yang dipertanyakan Ari bukan cuma soal salah kirim email, tapi rumus perhitungan royalti yang bikin nominalnya kadang terasa nggak masuk akal.

Ari bahkan sampai ngutip lirik Pearl Jam buat menegaskan kekecewaannya: "Lebih baik saya lapar daripada memakan nafas hidupmu." Menohok banget, kan?

Drama soal royalti ini nunjukin kalau transparansi memang hal krusial di industri musik. Buat musisi, karya mereka adalah hidup dan napas, jadi wajar kalau mereka pengen tahu jelas tiap rupiah yang masuk.

Sementara dari sisi WAMI, mereka ngaku sudah melakukan audit rutin dan semua laporan dinyatakan bersih. Tapi di era medsos kayak sekarang, sekadar laporan audit aja ternyata belum cukup buat bikin publik percaya.

Jadi, apakah nanti bakal ada audit terbuka sesuai desakan Ari Lasso dan kawan-kawan musisi? Atau klarifikasi WAMI udah cukup? Kita tunggu aja babak berikutnya.