Senin, 22 April 2019
Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati : Senin, 28 Januari 2019 | 09:15 WIB

Guideku.com - Mendekati tanggal 5 Februari 2019, aneka macam dekorasi khas Imlek yang didominasi warna merah mulai bertebaran di sekeliling kita. Begitu pula halnya dengan makanan khas Imlek seperti kue keranjang, yang mulai dapat ditemui di supermarket.

Namun, berbeda dengan gambaran Imlek yang biasanya lekat dengan warna merah dan kue keranjang, masyarakat Korea Selatan rupanya punya tradisi Imlek mereka sendiri yang dinamakan Seollal.

Uniknya, meski jatuh di tanggal yang sama dengan tahun baru China dan sama-sama menggunakan kalender lunar, orang Korea tidak menganggap Seollal sama dengan Imlek, lho.

Alih-alih, Seollal dianggap serupa layaknya perayaan tahun baru di 1 Januari dan dipenuhi aneka macam tradisi serta budaya khas Korea Selatan. Apa saja?

1. Hanbok

Seollal, Tahun Baru China di Korea Selatan (Pixabay/1035352)

 

Hanbok atau pakaian tradisional Korea Selatan menjadi salah satu hal yang akrab dengan kata Seollal.

Alih-alih pakaian warna merah, hanbok yang berwarna-warni jauh lebih sering terlihat digunakan saat Seollal berlangsung.

2. Tteokguk

Seollal, Tahun Baru China di Korea Selatan (Wikimedia Commons)

 

Berasal dari kata tteok yang berarti kue beras dan guk yang berarti sup, tteokguk berarti sup yang dibuat dari kue beras.

Di Korea Selatan, tteokguk disajikan pada saat Seollal dan melambangkan umur panjang, harapan untuk hal-hal baik, uang, kesehatan, dan kebahagiaan.

3. Charye

Seollal, Tahun Baru China di Korea Selatan (Pixabay/1035352)

 

Charye adalah ritual yang dilakukan pada saat Seollal dan bertujuan untuk menghormati arwah leluhur yang sudah tiada.

Charye biasanya dilakukan di pagi hari dan bertempat di rumah anak tertua. Di sini, warga Korea Selatan akan menyajikan aneka makanan di altar yang disediakan.

4. Sebae

Terakhir, ada Sebae atau tradisi menghormati orang yang lebih tua. Saat sebae berlangsung, orang-orang yang berusia lanjut akan duduk sementara yang berumur lebih muda akan memberikan bungkukan hormat.

Saat Sebae berlangsung, anak-anak juga akan menerima amplop berisi uang layaknya angpau. Bedanya, orang Korea Selatan menggunakan amplop berwarna putih.

Uniknya lagi, semakin tua usia sang anak, maka uang yang diterima malah semakin banyak, lho!