Minggu, 15 September 2019
Dany Garjito | Amertiya Saraswati : Kamis, 05 September 2019 | 17:00 WIB

Guideku.com - Belum lama ini, Museum Vatikan di Roma mengumumkan bahwa mereka akan membatasi jumlah turis agar tidak berdesakan di dalam museum.

Padahal, Museum Vatikan di Roma merupakan salah satu museum terbesar di dunia yang memiliki ribuan koleksi karya seni ternama.

Sayangnya, kebanyakan turis masih tidak tahu mana saja karya seni yang wajib dilihat saat berada di Museum Vatikan.

Padahal, selain Kapel Sistine, ada beberapa karya ternama lain yang wajib dilihat saat bertandang ke museum megah ini.

Melansir dari berbagai sumber, intip 6 karya seni yang wajib dilihat saat berkunjung ke Museum Vatikan.

1. Kapel Sistine

Museum Vatikan (museivaticani.va)

Kapel ini terletak di bagian paling akhir museum, sehingga wisatawan tidak akan melewatkannya. Namun, perlu diingat bahwa kapel ini biasanya penuh oleh turis yang berdesakan.

Untuk melihat lukisan karya Michelangelo yang ada di kapel ini dengan jelas, wisatawan dapat membawa binokular. Dua karya utama yang wajib dilihat adalah Creation of Adam dan The Last Judgement.

2. Tangga Spiral Bramante

Museum Vatikan (Pixabay/klafue)

Sebagai gantinya, arsitek Giuseppe Momo mendesain tangga lain yang serupa dengan tangga spiral Bramante pada tahun 1932.

Tangga ini memiliki bentuk double helix, atau terdiri dari 2 tangga spiral yang digabungkan sehingga pengunjung dapat naik-turun tanpa berpapasan.

Sementara, untuk mengunjungi tangga Bramante yang asli, turis dapat ikut tur khusus yang dipesan jauh-jauh hari.

3. Museum Pio-Clementine

Museum Vatikan (museivaticani.va)

Nama museum ini sendiri berasal dari nama kedua Paus yang mendirikannya pada tahun 1700-an.

4. Apollo del Belvedere

Museum Vatikan (Wikimedia Commons)

Patung ini dibuat sekitar abad pertama Sebelum Masehi, dan baru ditemukan pada abad ke-15 Masehi. Patung ini lantas dipindahkan oleh Paus Julius II ke Belvedere Courtyard di Museum Vatikan.

Apollo del Belvedere menggambarkan sosok sang dewa panahan yang baru saja melepas anak panah, serta kesempurnaan tubuh lelaki menurut idealisme rakyat Yunani dan Romawi Kuno.

Bukan hanya itu, patung ini juga disebut sebagai salah satu karya favorit Napoleon Bonaparte.

5. Galleria delle Carte Geografiche

Museum Vatikan (museivaticani.va)

Peta-peta ini dibuat pada tahun 1580-1583, namun 80% dari peta-peta tersebut dikatakan akurat.

Bukan hanya itu, atap di Galleria delle Carte Geografiche juga dikenal sebagai salah satu atap terindah di Museum Vatikan selain Kapel Sistine.

Keistimewaan lainnya, deretan peta di sini sangat detail dan menunjukkan jajaran pegunungan, kapal-kapal, bahkan hingga dewa laut Neptunus.

6. Raphael Rooms

Museum Vatikan (museivaticani.va)

Awalnya, kamar-kamar ini hendak dijadikan perpustakaan pribadi Paus. Namun, sekarang keempat kamar tersebut menjadi destinasi wisata yang digemari turis.

Setiap lukisan di dinding kamar Raphael Rooms menggambarkan filosofi, puisi, teologi, hingga ilmu hukum. Salah satu contohnya adalah karya School of Athens, yang berfokus pada filsuf Plato dan Aristoteles.